Persaudaraan Tanpa Sekat, Perayaan Isra Mi’raj Di Laksanakan Dihalaman Gereja Paroki Desa Leuwayan.

MEDIA SURYA–
Senin,28 Februari 2022
Perayaan Isra Mir’aj merupakan simbol dari misi pembersihan hati dan jiwa sebagai hamba-Nya yang ber- Akhlaqul Karimah seperti Rasulullah SAW. Serta akhlak yang baik dan terpuji dalam suatu norma hubungan antar sesama manusia, dengan Tuhan yang maha Esa serta alam semesta. Umat Muslim desa Leuwayan kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata, dilaksanakan dihalaman depan gereja desa tersebut.
Mediasurya.com,Omesuri,Lembata_ Perayaan Isra Mir’aj oleh umat Muslim desa Leuwayan kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata di gelar dihalaman depan gereja paroki Leuwayan. Baca juga ; Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero “MTQ, Kegiatan Strategis dan Vital Untuk Generasi Cerdas Spiritual, Cerdas Moral”

Isra Mir’aj cara umat muslim Peringati perjalanan spiritual yang dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W. dalam waktu satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, oleh para muslimah dan muslimin desa Leuwayan di maknai sebagai pembersihan hati dan jiwa.

Abubakar Sulang Tokoh agama Desa Leuwayan kepada media ini mengatakan, di desa Leuwayan yang diutamakan adalah persaudaraan tanpa Mandang hal-hal lain karena, kalau kita bersaudara kita akan melakukan yang terbaik bagi sesama.

Mantan kepala desa Leuwayan ini menjelaskan pelaksanaan perayaan isra Mir’aj di halaman depan gereja paroki karena kita dibolehkan untuk melaksanakan kegiatan keagamaan dan yang terpenting adalah bahwa umat Katolik di desa Leuwayan melihat kami sebagai sesama saudara.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Lembata menjelaskan, Kegiatan isra Mir’aj yang digelar didesa Leuwayan hari ini untuk mempererat tali persaudaraan, kita memupuk persatuan dan kesatuan antar umat beragama, dalam mencerdaskan hati umat yakni, Kecerdasan intelektual, kecerdasan spritual bahkan mewujudkan kecerdasan sosial.

Sebelumnya Kepala desa leuwayan. Emanuel ledo dalam sambutan menerangkan bahwa, tugas semua kita adalah menjaga Mutiara toleransi yang sudah dititipkan oleh orang tua dan leluhur leuwayan sejak dulu kala.

“Kita adalah saudara karenanya kita patut saling menjaga,saling mendukung agar kita tidak mudah dirusaki dan dipengaruhi oleh hal-hal negatif” ujar kepala desa Ledo.

Pada kesempatan silaturahmi yang dihadiri Camat Omesuri Ade Hasan Yusuf dalam sambutan memberikan apresiasi terhadap perayaan isra mi’raj di halaman gereja katolik Paroki Leuwayan.

Hasan Yusuf dalam sambutan mengatakan, Persatuan antar ummat beragama yang dilakukan di desa Leuwayan hari ini harus menjadi cantoh bagi yang lain.

Leuwayan untuk lembata bahkan leuwayan untuk indonesia, dan toleransi yang sangat tinggi ini harus bisa menjadi contoh untuk desa-desa lain dan secara khusus untuk membina akhlak dalam hubungan antara sesama umay manusia urai camat Omesuri.

Sementara Kepala kantor kementrian Agama Lembata, H. Ishak Sulaiman S. Ag. Dalam kesempatan tersebut mengatakan, Nuansa Isra mi’raj di Leuwayan bukan hanya saja menjadi contoh kesadaran kerukunan ummat beragama melainkan sudah pada proses sebuah moderasi agama.

Isak Sulaiman mengatakan, Kegiatan memupuk persatuan dan kesatuan antar ummat beragama dalam mencerdaskan hati ummat yakni. Kecerdasan intelektual kecerdasan spritual bahkan mewujudkan kecerdasan sosial seperti yang terjadi di desa leuwayan Hari ini mengajarkan kita tentang harmonisasi hubungan dengn sesama,alam dan Tuhan dan untuk itu kita patut berbangga dan meberikan apresiasi.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Persaudaraan Tanpa Sekat, Perayaan Isra Mi’raj Di Laksanakan Dihalaman Gereja Paroki Desa Leuwayan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.