Komisi II DPRD Lembata Ragukan Kontraktor Pemenang Tender Ruas Jalan Wowon-Bean-Tobotani Kecamatan Buyasuri Lembata

Mediasurya com,Lembata || Dalam rapat dengar pendapat komisi II DPRD Lembata dan mitra kerja Dinas PUPR Lembata (21/4/2022) yang dipimpin Paulus Makarius Dolu terungkap bahwa anggaran pembangunan jalan, wowon-bean-Tobotani kecamatan Buyasuri senilai 12 miliar

Baca juga ;Jaksa Sita Alat Bukti Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Phinisi Aku Lembata. Jika Tidak Ada Halangan Secepatnya Ditetapkan Tersangka

Jaksa Bakal Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Phinisi Aku Lembata?

Sekretaris Golkar Lembata Petrus Bala Wukak ; “Sekda Tidak Tahu Terimakasih, Petrus Atawolo Punya Prestasi Apa?”

Petrus Bala Wukak dalam rapat tersebut menandaskan agar proyek jalan tersebut bisa menjadi solusi atas persoalan jalan berkualitas yang diharapkan msarakat.

Ketua Komisi II DPRD Lembata Petrus Bala Wukak meragukan kualitas pekerjaan jika produk akhir jalan Wowon – Bean – Tobotani dengan nilai Rp12 miliar dengan lapen.

“Konstruksi lapen sudah lama kita tinggalkan dan dewan menghendaki produk akhirnya hotmix atau rapat beton mengingat kontur tanah kita di Lembata” urai Bala wukak.

Wukak dalam kesempatan tersebut juga menyoroti soal pihak ketiga CV permata bunda sebagai pemenang tender.



“perusahaan yang ditetapkan mengerjakan proyek ini pernah bermasalah dengan Pemkab Lembata” ujar Petrus.

Baca juga ; Kejaksaan Negeri Lembata Maksimalkan Pelaksanaan Penerangan Hukum. Kejari Instruksikan Pemdes Gunakan Dana Desa Sesuai Aturan.

Kadis PUPR Lembata Alloy Muli Kedang.ST, ;”Penataan Jaringan Jalan Dalam Kota, Memperhatikan Kualitas Dan Keterhubungan Antar Wilayah”

Warga asal NTT di Jakarta Demo Mabes Polri

Ini anggaran tidak sedikit sehingga kami tegaskan agar pekerjaan ditangani oleh kontraktor yang berkompeten.

“Di Lembata ini kita tahu siapa yang berkapasitas dan siapa yang mulut besar peralatan dan kemampuan kerja tidak ada. Kantor, peralatan ada dalam tas. Dukungan peralatan tidak ada,” tegas wukak

pekerjaan proyek ini ke depan harus diawasi benar jangan sampai pelaksanaannya tidak sesuai harapan. Pekerjaan 12 miliar ini nilainya besar, dengan kontraktor level itu saya ragu, jangan sampai proyek mangkrak dan tidak bisa lanjut. Apalagi sekarang ini BBM industri naik lagi dan akan berpengaruh pada pelaksanaan proyek,” tegas Bala Wukak.

Komisi II, lanjutnya, menaruh respek pada masalah ini karena angkanya besar. Jalur ini juga butuh sentuhan dengan kualitas bagus dan dapat dinikmati masyarakat.

Sementara itu kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lembata Aloys Muli Kedang dalam rapat tersebut mengatakan, pengerjaan ruas jalan Wowon – Bean – Tobotani di Kecamatan Omesuri dan Buyasuri dengan pagu anggaran Rp12 miliar yang bersumber dari anggarannya Kementerian Desa dengan produk akhirnya lapen.

Baca juga ;Alumni Undana Kupang Masuk Bursa Presiden Timor Leste

Kasus Kantor Camat Buyasuri, Jaksa Tuntut Para Terdakwa 2 Tahun. Pembelaan Akan Disampaikan Minggu Depan.

Aloy Kedang keberatan jika dilakukan cco atau perubahan pasalnya prosesnya sangat tidak memungkinkan lagi. Sebab, prosesnya panjang untuk mendapatkan alokasi anggaran ini. jika dilakukan perubahan (CCO), maka dapat dianggap perencanaan yang dilakukan tidak matang, dan nantinya akan berpengaruh pada pengalokasian anggaran tahun depan.

“semua ini kembali kepada pengawasan saat pelaksanaan pekerjaan. Mainan saat pelaksanaan pekerjaan itu yang harus diawasi,” ujar Kedang

lanjut Alloy, untuk pengerjaan ruas jalan Wowon – Bean – Tobotani tetap menggunakan konstruksi lapen dan menjadi tanggung jawab dinas teknis untuk perketat pengawasan.

konstruksi lapen, yang paling utama adalah pekerjaan pondasi awal dan ini yang harus diawasi serius. Sehingga produk Lapen, tidak menjadi momok dan ia bertekad untuk mengawasi secara baik saat pelaksanaan pekerjaan.

Baca juga ;Desa Roho Dan Loyobohor Kecamatan Buyasuri,Lembata Minta Pemda Koneksikan Jaringan Air Bersih Dari Pipa Induk Weilain

Proyek Pembanguna Fasilitas Air Bersih Weilain, Kecamatan Omesuri Lembata Tak Rampung, Siapa Bakal Ke Bui?

Terkait kontraktor pelaksana yang sudah ditetapkan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang disoroti kalangan Dewan, ia mengatakan bahwa itu sudah melalui proses lelang dan merupakan hasil kerja Pokja dan diharapkan rekomendasi tepat pada kontraktor yang baik.
“Kontraktor yang dihasilkan mereka yang ikat kontrak dinas teknis. Kalau alat tidak dukung maka akan susahkan dinas teknis. Prinsipnya yang dihasilkan ULP betul-betul terukur dari sisi kualitas. Kami tidak mau dapat kontraktor yang peralatannya hanya dalam tas,” tegas Alloy Kedang.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

2 komentar pada “Komisi II DPRD Lembata Ragukan Kontraktor Pemenang Tender Ruas Jalan Wowon-Bean-Tobotani Kecamatan Buyasuri Lembata

  • 26 April 2022 pada 3:24 am
    Permalink

    I was excited to discover this website. I want to to thank you for your time for this wonderful read!! I definitely liked every part of it and i also have you book-marked to look at new things on your website.

    Balas
  • 18 Juni 2022 pada 12:03 am
    Permalink

    I’ve been browsing online more than 3 hours today, yet I never found any interesting article like yours. It is pretty worth enough for me. In my view, if all site owners and bloggers made good content as you did, the net will be much more useful than ever before.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.