Pemda Lembata Lakukan Pelecehan Terhadap Budaya Lembata?

keterangan foto busana adat Ile ape. Lembata

Mediasurya.com,Lembata || Entah apa yang melatari langkah pemda Lembata melakukan kunjungan ke istana raja Larantuka. sejumlah pihak menilai rombongan besar Pemda Lembata tidak elok karena seolah-olah menghidupkan paji-demon cerita masa lampau yang telah terkubur. Selain itu rombongan pemda juga dinilai sebagai bentuk pemborosan uang daerah dan seolah-olah menyatakan bahwa ada dosa yang dilakukan pejuang otonomi. Benarkah?

Baca juga ; Albert Buran Bendahara Pimpinan Setda Lembata Ditemukan Tak Bernyawa Menggantung Di Pohon Asam Lusikawak

Jaksa Sita Alat Bukti Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Phinisi Aku Lembata. Jika Tidak Ada Halangan Secepatnya Ditetapkan Tersangka

Masyarakat merasa bahwa Pemda Lembata telah melakukan pelecehan terhadap budaya Lembata yang sakral karena tanpa pendasaran menentukan bahwa busana adat Lembata adalah atasan Putih dan Bawahan sarung/Nowing.

Soal busana adat, tertuang dalam surat yang ditandatangani Sekretaris daerah Paskalis Ola Tapobali mengatasnamakan bupati Lembata Thomas Ola Langoday yang memuat catatatan bahwa, Rombongan wajib mengenakan busana adat Lembata, atasan putih bawahan sarung/nowing dan kenobo (hiasan kepala)

Apakah busana adat Lembata atasan putih dan bawahan sarung/nowing dengan kenobo hiasan kepala?
Ket.foto Busana adat Kedang
Yoan Lucano menegaskan pemerintah Lembata harus bisa meluruskan soal busana adat Lembata ini. Jangan asal main tulis saja. Surat ini sudah menunjukan kepada kami masyarakat bahwa pemerintah sesuka hati tentukan busana adat Lembata.

Coba Pemda tunjukan kepada kami aturan mana yang telah disepakati dan ditetapkan bersama DPRD bahwa busana adat Lembata adalah atasan putih dan bawahan sarung/nowing dengn kenobo(hiasan kepala)? Ungkap Nando.

Hal berikut yang juga mau saya sampaikan bahwa tidak semua wilayah lembata berada dibawah kekuasaan raja Larantuka. Jadi rombongan besar ke larantuka ini untuk apa? Pemda harus bisa jelaskan kepada publik. Kalau bicara Raja Larantuka artinya kembali omong soal padji dan demon padahal pendahulu kita telah tuntas bahas ini.

Sementara itu anggota DPRD Fraksi Golkar, Petrus Bala Wukak mempertanyakan urgensi dilkukan seremonial di istana raja Larantuka.

“Saya kira yang jadi pertanyaan adalah, agenda penting apa yang memaksa Pemda Lembata membawa rombongan ke Larantuka untuk melakukan seremonial? Tanya Bala Wukak.



Apakah para pendahulu kita telah melakukan kesalahan yang fatal sehingga Pemda Lembata harus lakukan seremonial di Larantuka? Kita dengan Flotim baik-baik saja dan tidak ada hal luar biasa menurut saya, yang mengharuskan Pemda Lembata melakukan seremonial di Larantuka.

Alasan mendasar dilakukan seremoni dengan raja larantuka itu apa? Kenapa harus ada seremoni disana? Tanya bala wukak.

Langkah Pemda ini, menegaskan seolah-olah selama 23 tahun kita jadi otonomi tapi para pejuang otonomi melakukan kesalahan fatal sehingga harus rekonsiliasi.

Ini perjalanan sekehendak Pemda ungkap Petrus. menurut wakil rakyat ini bahwa Pemda harusnya menjelaskan kepada msyarakat agar publik tahu hal mendasar apa yang melatari langkah pemda Lembata membawa rombongan ke Larantuka untuk melakukan seremonial.

“Kehadiran pemda Lembata di Larantuka itu mewakili masyarakat Lembata. Karenanya mesti disampaikan Urugensi seremoni Kaka Ari itu soal apa? tanya Bala wukak.

Kalau bicara kerajaan artinya kita masih omong tentang paji Demon. Apakah ada kesalahan yang dilakukan pendahulu kita sehingga perlu dilakukan permohonan maaf.?Harus diingat Otonomi itu pendekatan pelayanan, kalau pendahulu di Flotim belum mau lepaskan Lembata tentu sejak pengurusan administrasi kita tidak diberikan keluasan ujar Petrus.

Bupati Lembata Thomas Ola dan Sekretaris Paskalis Ola Belum berhasil dikonfirmasi terkait hal ini.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Mungkin Anda Menyukai

3 tanggapan untuk “Pemda Lembata Lakukan Pelecehan Terhadap Budaya Lembata?

  1. When I initially commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox and now each time a comment is added I get three emails with the same comment. Is there any way you can remove me from that service? Bless you!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.