Diduga Human Eror, Penyebab KM.Sirimau Kandas Di Perairan Ile Ape

Mediasurya.com,Lembata || Kandasnya KM Sirimau di perairan dangkal laut Ile Ape Selat antara pulau Lembata dan Adonara di duga kuat akibat kelalaian kapten pengganti, James A Habba dan perwira kapal saat sift jaga.

Baca juga ; Jelang Sinode Para Uskup Sedunia, Keuskupan Dioses Larantuka Gelar Sinode ke XVI Di Lewoleba Lembata

Sekda Lembata Kembali di Priksa 10 Jam, Atas Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Phinisi Aku Lembata

Kapten Kapal Sirimau Heri Setyawan yang sedang cuti ketika kejadian, kepada media ini menjelaskan saat ini dirinya lagi cuti dan nahkoda kapal adalah pak James A Habba.

Dikatakan Heri Setiawan bahwa saat kapal di Kupang dirinya ambil cuti sehingga terbang ke Surabaya tapi saat tiba di bandara diinstruksikan untuk kembali karena kapal kandas.

“Saya baru tiba pagi tadi dari kurabaya ,Kupang,Lewoleba dan sampai kapal tadi pagi jam 10.00 WITa. Kemarin saat kapal kandas saya dalam posisi cuti” urai Heri.

Capten KM Sirimau adalah bapak James A Habba sebagai nahkodanya. Saya posisi cuti. Tapi begitu ada kejadian saya di instruksikan membantu proses pengeluaran kapal yang kandas di selat antara Lembata dan adonara.

“Saya ke kapal sebagai pembantu dalam proses pengeluaran dari kandas”ucap Heri

Ditanyavapakah dirinya adalah nahkoda km Sirimau, Heri mengatakan Nahkoda di kapal hanya satu. Untuk saat ini nahkoda kapal cuma satu dan saya lagi cuti.

Saya lagi cuti tapi saya diinstruksikan supaya naik dan nahkoda capt james turun di lewoleba. Beliau nahkoda senior. Bisa di bilang sering keluar masuk perairan ini jelas Kapten Heri.

Apa penyebab kandas kapal saya tidak tahu karena saat kejadian saya tidak di tempat.

Sementara itu Basarnas Maumere melalui Riswan menjelaskan kita coba tarik dengan kapal ganda Nusantara tapi gagal karena arus. Lalu kita juga sempat berupaya evakuasi penumpang tapi juga gagal.

Baca juga ;Kapal Pelni KM. Sirimau Terjebak di Laut Dangkal Perairan Ile Ape Lembata, Sesaat Setelah Keluar Dari Pelabuhan Laut Lewoleba.

Sat Polairud Polres Lembata Bersama TNI Dan KPLP Digandeng PT.Pelni Dalam Upaya Evakuasi Kapal Sirimau

Tadi liat air mulai pasang jam 11 dengan bantuan kep Heri kapten asli kapal ini, mulai jam 11.55 sampai jam 12 mulai keluar. Mungkin human eror tapi mesin tidak mati semua normal. Memang di situ ada Taka. Kami dari tim Basarnas hanya diminta untuk evakuasi urai Riswan singkat.

Kepala PT Pelni Larantuka, yang juga membawahi terminal point’ Lewoleba menjelaskan bahwa ini adalah musibah semua kita tidak mengharapkan hal seperti ini terjadi tapi mau bagaimana.

Damli menjelaskan di selat itu memang tempat pertemuan arus dan ketika kapal lintas kemarin, arunya lagi kuat sehingga bisa menulis kapal hingga kandas.

Kita bersyukur kapal sudah bisa keluar dan saat ini sedang dilakukan underwater untuk mengecek sejauh apa kerusakan akibat kejadian tersebut.

Kita liat apakah ada Kerusakan akibat bentur itu, makanya kita mengadakan penyelaman untuk melihat lambung kapal dan kondisinya bagus tidak ada lubang atau koyak ini menurut saya bisa berlayar lagi tapi jika ada bocor maka harus kita perbaiki dulu setelah itu apakah kita diberi izin layar dari Syahbandar.

Kepala.Syahbabar Abdul syukur Aklis.menelaskn kecelakaan ini karena humas eror, dan faktor alam tapi kita bersyukur berkat doa semua kita, bantuan dan kerjakeras semua pihak akhirnya kapal bisa keluar dari daerah kandas. Penumpang dan ABK semuanya selamat kapal juga baik-baik saja.

Akhlis menjelaskan bahwa, dirinya sudah berkoordinasi dengan pimpinan ditingkat atas agar ke depan di pasang rambu diwilayah tersebut. Dengan demikian kita bisa mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.

Memang di kapal itu namanya sift-siftan dengan jadwal yang telah diatur. Dan setelah kita sounding ke bawah tidak dan kebocoran atau kerusakan. Kapal dalm keadaan baik dan siap untuk berlayar kembali jelas Akhlis.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.