Tanam Bambu Beringin Hadapi Perubahan Iklim, Cara Andala Kawalelo Lestarikan Sumber Air Watu Nitung

Mediasurya.com,Larantuka || Dukung aksi pelestarian alam kawasan sumber air watu nitung, Anak Muda Kawalelo bekerjasama dengan Koalisi Pangan, Yaspensel dalam program VCA dengan menyiapkan tanaman bambu beringin dan tanaman andemik lainnya.

Baca juga ; Petrus Bala Pattyona, SH, MH : “Polres Lembata Perlu Buka Petunjuk Awal Kematian Bendahara Bupati”.

Jaksa Sita Alat Bukti Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Phinisi Aku Lembata. Jika Tidak Ada Halangan Secepatnya Ditetapkan Tersangka

Koordinator aksi. Karli Kada Watukola. S. Gizi. Kepada mediasurya.com di desa kawalelo, kecamatan Demong Pagong Kabupaten flores timur, menjelaskan anak muda kawalelo terus melakukan penanaman dan pembibitan bambu serta tanaman andemik lainya di kawasan dan bantaran sungai mata air watunitung.

Kegiatan ini sudah digagas oleh Local Champion Bersama team Bamboo Kawalelo bersama team Voices justice for climate action untuk adaptasi dampak perubahan iklim dan pemerintah desa kawalelo,Yaspensel Larantuka, Koalisi pangan baik, Kehati Dan HIVoS.

Karli mengatakan secara umum dî desa kawalelo LC Bamboo ANDAKA sudah dan bergerak Sejak tahun 2016 melakukan pembibitan dan penanaman secara mandiri, bekerjasama dengan kelompok tani, komunitas orang muda pegiat lingkungan Sudah menanam ratusan anakan.

Anakan bambu beringin dan tanaman andemik Kata Karli Di tanaman di lahan kristis dan lereng bantaran Kali dan mata air untuk menjaga dan meningkatkan debit Air dan Dengan menanam bambu juga dapat memberikan dampak ekonomi. Bamboo ANDAKA (Local Champion) akan terus mendampingi Dari pembibitan dan sampai kepada pemanfaatan dan terus mencari calon mitra yang mendukung keberlanjutan Kegiatan ini, sepeti Yaspensel dengan kehadiran Pendamping yang terus memotivasi.

Pendamping Program VCA Koalisi pangan baik Yaspensel Larantuka.
Amran Atamaran, menyampaikan Bahwa anak muda, Perempuan Petani nelayan difabel adalah orang orang yang paling terdampak akibat perubahan iklim. Mengapa di pilih bambu sebagai salah satu jenis tanaman yang terus di kembangkan, Karena bambu memiliki banyak manfaat baik untuk Alam maupun untuk Manusia. Amran juga menyampaikan Bahwa Koalisi pangan baik, dalam program VCA ini terus mendampingi Local Champion untuk menyusun strategy rencana tindak lanjut, pembentukan struktur organisasi, sop dan pelatihan termasuk pelatihan Journalist Citizens. Yang Lebih kepada Adaptasi dampak perubahan iklim.

Karli Watukola mengatakan Bahwa pada tahun 2022 ini mereka menargetkan 1000 anakan bambu dan tanaman andemik lainya. Karli juga mengatakan untuk mencapai target ini maka pihak Nya bekerjasama Dengan anak muda katholik, SMK ANCOP, kelompok tani dan komunitas pegiat lingkungan flores timur. Kelompok ini dî libatkan agar menjadi gerakan bersama menjadi lingkungan juga menjaga dan merawat bambu Sudah Di tanam.

Kepala Desa Kawalelo, Ike Kola menyampaikan terimakasih kepada bamboo Andaka Dan seluruh anggota serta Koalisi pangan baik yang sudah menghasilkan gerakan menanam bambu di kawasan bantaran kali dan sumber air watu nitung agar bisa bermaanfaat Bagi masayarakat Kawalelo. ***AM/Mst.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

One thought on “Tanam Bambu Beringin Hadapi Perubahan Iklim, Cara Andala Kawalelo Lestarikan Sumber Air Watu Nitung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.