Bermain Buruk Di Babak Penyisian Liga Tiga Asprov PSSI NTT Di Lembata, Persena Nagakeo Pulang Kampung Lebih Awal

(ket.foto para pemain dan manajemen Nagakeo saat hendak pulang dipelabuha laut Lewoleba/am/ms)

Mediasurya.com,Lembata || Persena Nagakeo salah satu tim sepak bola yang tergabung dalam asprov PSSI NTT harus pulang lebih awal ketika bermain diliga tiga Eltari memorial cup (etmc) ke 31 di kabupaten Lembata, setelah dibabak penyisian grup hanya mengkantongi poin satu hasil sekali seri dan dua kali kalah.

Baca juga ; Delapan (8) Tim Angkat Koper Dari Lembata, Setelah Gagal Lewati Babak Penyisihan ETMC XXXI Lembata

Tiga (3) Tim Tak Pernah Kalah Dan Enam (6) Tim Tak Pernah Menang Di ETMC XXXI Di Kabupaten Lembata

Banyak pihak menilai inilah penampilan paling buruk anak-anak Nagekeo, dimana Laskar Seka Talo hanya bisa bermain imbang satu kali, dan kalah dua kali dan malah di laga terakhir menghadapi saudara tua, PSN Ngada yang ketika itu hanya menurunkan pemain lapis kedua, salah satu pemain bertahan Persena harus diusir wasit keluar lapangan setelah mendapat kartu merah.

Banyak pihak mengatakan, dari sekian banyak pemain yang dibawah ke Lembata oleh manajemen dan club’ Persena Nagakeo, hanya penjaga gawang lah pemain yang menampilkan kelincahan dibawah mistar gawang dengan sejumlah perjuangan menahan serangan lawan. Tampak para pemain Persema tidak fokus. Ada apa dengan Persena Nagakeo?
(Ket.foto sesaat sebelum pemain Nagakeo diusir wasit dengan kartu merah setelah mengganjar keras pemain PSN ngada hingga pergelangan kaki keseleo/ms/SL)


Persena Nagakeo yang biasanya bermain gemilang, bernasib buruk pasalnya Laskar Seka Talo hanya mampu mengumpul satu poin dari sekali seri di babak penyisian.

Sebelumnya Persena Nagakeo sempat melakukan protes terhadap Sumba barat daya yang diduga melakukan curang dengan manipulasi data pemain.

Bung Achan salah satu official Persena Nagakeo ditemui awak media dipelabuhan laut Lewoleba Minggu pagi (18/9/2022)berikan apresiasi kepada tim yang lolos ke babak 16 besar.

“Ini jadi bahan evaluasi bagi kami untuk hadapi turnamen-turnamen berikut” ujar bung Achan.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.