Ciptakan Keakraban, Babinsa 05/Solor Laksanakan Komsos dengan Masyarakat

Mediasurya.com,solor – Babinsa Koramil 05/Solor Kodim 1624/Flotim Serda Edison melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaannya bertempat di Kampung Desa kalike, kecamatan Solor selatan, Kabupaten Flotim, pada Senin, (31/05/2021)

Baca juga ; Babinsa 05/Solor Laksanakan Komsos Dengan Masyarakat Di Desa Kawuta.

Serda Edison mengatakan, ini kegiatan rutin aparat kewilayahan, guna meningkatkan hubungan baik antara Aparat Teritorial dengan warganya.

Targetnya selain untuk menjalin hubungan emosional dan keakraban semakin baik, juga yang tidak kalah penting ialah terciptanya Kemanunggalan TNI/RAKYAT atau KTR agar lebih solid dan kompak selalu” tandas Serda Edison.

“Komsos merupakan sarana yang tepat untuk mengetahui Bangsit yang berada di wilayah binaan.



Lanjut Edison, Dengan komsos juga kami para Babinsa dapat mengetahui aspirasi maupun keluhan-keluhan masyarakat secara Iangsung, sehingga apabila terjadi situasi maupun kejadian yang tidak diinginkan dapat diantisipasi secara cepat dan cermat,” ujar Serda Edison.

“Lebih lanjut Serda Edison mengatakan Sebagai ujung tombak dan Garda terdepan di lingkungan TNI AD, seorang Babinsa harus menguasai wilayah baik itu Demografi, Geografi dan Kondisi Sosial masyarakat.



Lanjut Edison, menyampaikan, bahwa pembinaan komunikasi sosial tersebut memang harus selalu dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan teritorial yang menjadi tugas pokok komando kewilayahan, baik Kodim maupun Koramil,”ujarNya.

Baca juga ; Optimalkan Layanan Masyarakat, Polres Lembata Aktifkan Call Centre 110

Pada situasi pandemi seperti sekarang ini, komunikasi sosial tersebut sangat tepat sekali dijadikan sebagai media untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya penanganan covid-19, sehingga tercipta masyarakat yang sehat,” jelasnya

Menurutnya, dengan penguasaan wilayah yang baik, akan memudahkan seorang Babinsa dalam melaksanakan tugas di wilayah binaannya,”Tutup Edison.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

70 komentar pada “Ciptakan Keakraban, Babinsa 05/Solor Laksanakan Komsos dengan Masyarakat

  • 14 September 2022 pada 6:50 am
    Permalink

    The Canadian Institutes of Health Research (CIHR) is pleased to pre-announce the launch of the Operating Grant: Psilocybin-assisted Psychotherapy for Mental Health and Substance Use Disorders Funding Opportunity. This funding opportunity is led by CIHR’s Institute of Neurosciences, Mental Health and Addiction (INMHA) with funding provided by the Canadian Drugs and Substances Strategy (CDSS). Modern neuroscience reveals how psilocybin interacts with serotonin receptors in the brain in order to produce a range of consciousness-altering effects. The UK changed its legislation in 2005 and now controls psilocybin- or psilocin-containing mushrooms with no mention of their state. On the premise that a mushroom is not strictly a ‘plant’, the German law was amended in 2005 to prohibit the cultivation or sale of ‘organic’ substances from which narcotic substances can be extracted, thus closing any possible loophole for fungi. https://vidarts.org/mediastore/community/profile/mandyludwick684/ The study is also the first to systematically examine the practice of stacking, or combining microdoses of psychedelics with other substances like niacin, lions mane mushrooms and cacao, which some believe work in conjunction to maximize benefit. Almost anyone can gain from microdosing mushrooms. The potential benefits of microdosing are boundless. The following are just a handful of reported benefits from microdosers — this list is by no means exhaustive. The improvement in depression symptoms lasted until the study ended three weeks after the second psilocybin dose. Period relief “A number of women who have had difficult periods report that their periods are now normal. We got a note from a woman in her 20s who said that during the month she microdosed, her periods, which are usually extraordinarily difficult and painful, were now normal. Others say they microdose before their period and their periods are now fine. We don’t know much, but we’re hoping to get much more conventional research going.”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.