Diduga Asal Bunyi, Bupati Lembata Thomas Ola Sebut Anggaran Pembangunan Ruas Jalan Jalur Tengah Dialihkan.

(ket; ruas jalan jalur tengah yang tertimbun longsor. Foto mediasurya.com)

Mediasurya.com,Lewoleba_Informasi terkait anggaran untuk pembangunan ruas jalan Waikomo, Belobatang, menuju Wulandoni yang dialihkan untuk pembangunan ruas jalan Warawatung, Lamalera adalah informasi yang keliru. Baca juga ; Ditunjuk Jadi Ketua Partai Kebangkitan Nusantara Cabang Lembata, Jufri Lamablawa Target Menang di 2024.
Bupati Lembata Dr. Thomas Ola Langoday,SE.M.Si diberitakan menyampaikan hal ini saat acara penyerahan mobil bantuan untuk desa Paobokol kecamatan Nubatukan, disinyalir hanya asal bunyi.
Penelusuran media ini, terangkum informasi bahwa Pemda Lembata semula mengusulkan anggaran sejumlah 200 miliar untuk pembangunan beberapa ruas jalan yang rusak akibat bencana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kemudian dari hasil verifikasi BNPB menerima usulan untuk pembangunan 3 ruas jal an dengan total anggaran 33 miliar. BNPB kemudian lakukan observasi uji petik lapangan dan menyetujui dua ruas jalan dengan total anggaran 16 miliar lebih.
Dua ruas jalan yang disetujui BNPB masuk dalam titik mitigasi bencana untuk dibangun tahun 2022 ini dengan anggaran 16 Miliar lebih tersebut adalah ruas jalan watogolok – Lebala dan ruas jalan simpang Waikomo, Belobatang, wulandoni.
Sahali kepala Bidang Infrastruktur Bapelitbangda Lembata kepada media ini diruang kerjanya (31/1/2022) menjelaskan, bahwa yang diusulkan Pemda Lembata semula 200 miliar untuk beberapa ruas jalan namun, BNPB mengevaluasi dan menentukan 33 miliar untuk 3 ruas, tetapi setelah dilakukan evaluasi dan uji petik lapangan kemudian BNPB menyetujui dan menetapkan dua ruas jalan dengan anggaran 16 miliar lebih.
Sahali mengatakan, dari sisi kebencanaan yang diambil secara teknis adalah wilayah kebencanaan. Dipilih tiga ruas dan ditentukan.
BPNPB mengevaluasi usulan untuk kemudian tetapkan dua ruas jalan senilai 16 miliar lebih.
Sahali menerangkan usulan Pemda Lembata tersebut Dalam rangka penanggulangan bencana Lembata yang diusulkan 200 miliar namun yang diterima tiga ruas, lalu tim kajian BPNPB mengevalusi tiga ruas dengan total anggran 33miliar.
Tiga ruas jalan yakni watogilo – lebala 6 miliar, segmen jalur tengah waikomo, belobatang, wulandoni 6 miliar kemudian ruas jalan twaowutun simpang puor 9 miliar. Setelah dievaluasi yang disetujui untuk dibangun adalah sejumlah 16 miliar untuk dua ruas jalan yakni watogolo, lebala 9 miliar lebih dan ruas jalan Waikomo, Belobatan, Wulandoni 6 miliar lebih Jadi tidak ada pergeseran. Kita bangun sesuai apa yang disetujui dan telah ditetapkan BNPB ujar Sahali.
Dari sisi kebencanaan warawatun bukan titik mitigasi bencana.
Sahali Kabid impra bapelidbangda Lembata ini mengatakan, salah satu ruas yang tidak disetujui adalah Twaowutun simpang puor. Nomenklatur usulan kita sesuai dengan yang disetujui BNPB dan tidak ada yang dipindahkan atau dialihkan.
Yang disetujui dan ditetapkan adalah ruas watogolok Lebala sepanjang 3 kilo meter senilai 9 miliar lebih dan waikomo, belobatang wulandoni sepanjang 2 kilometer senilai 6 miliar lebih.
Sementara itu Kepala Bapelitbangda Mathias AK Beyeng kepada media ini menjelaskan, yang disampaikan Bupati di desa Paobokol itu adalah bahwa yang kita usulkan dan diterima anggaran senilai 33 miliar akan tetapi kemudian yang disetujui 16 miliar lebih. Saat itu bupati sampaikan bahwa dirinya berharap semoga anggaran yang disetujui itu tetap dan yang belum disetujui senilai 16 miliar lebih diusulkan kembali.

Bupati Lembata Dr. Thomas Ola Langoday.SE.M.Si dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat whatsup meminta media ini bertanya langsung kepada BNPB.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

One thought on “Diduga Asal Bunyi, Bupati Lembata Thomas Ola Sebut Anggaran Pembangunan Ruas Jalan Jalur Tengah Dialihkan.

  • 17 Juni 2022 pada 9:21 pm
    Permalink

    Thanks a bunch for sharing this with all of us you actually know what you are talking about! Bookmarked. Please also visit my website =). We could have a link exchange contract between us!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *