MEDIA SURYA–
Senin, 7 Maret 2022
Ketika Expolrasi Budaya Lembata berada di puncak acara dan Bupati bersama sejumlah pihak di Lembata girang menikmati acara, ada duka datang dari desa Wuakerong kecamatan Nagawutun.
Baca juga ; Di Duga Akibat Penjadwalan ulang APBD 2022, Orang Kurang Mampu Di Lembata Dilarang Sakit..

Mediasurya.com,Nagawutun, Lembata,NTT_ Fathan, bocah 5 tahun yang sebelumnya asik bermain di laut bersama dua rekannya Pada hari senin tanggal 07 Maret 2022 sekitar pukul 15.20 wita ditemukan tak bernyawa setelah dinyatakan hilang.

Baca juga ; Eduardus Hena Lamablawa ; “Budaya Itu Penting Tapi Ingat Masyarakat Juga Butuh Makan”

Laporan warga yang diterima Kanit SPKT 1 Polsek Nagawutung, Bripka Abu Burhan saat menerima Laporan dari Muhammad Dagang Sengaji warga Dusun C Desa Wuakerong segera turun lapangan bersama warga mencari bocah Lima tahun yang dinyatakan hilang.

Sengaji dalam laporan mengatakan telah hilang di laut seorang anak atas nama, Fathan umur -+ 5 Tahun warga dusun C Desa Wuakerong kec Nagawutung.

Informasih yang di dapat dari Abdulah Kasim salah satu warga desa tersebut bahwa, kurang lebih sekitar pukul 12.00 wita dia melihat anak Fathan bersama 2 ( Dua ) orang temanya atas nama Abi Musa dan Fais, sedang mandi di laut.

Ketika itu Saudara Abdullah sedang menyelam di laut untuk memasang baling- baling kapal, dan sempat menyuruh ke 3 ( tiga) anak itu untuk pulang, namun ke 3 ( Tiga ) anak tersebut tidak mengindahkan perintah dari saudara Abdullah.

Usai memasang baling-baling kapal,kurang lebih sekitar pukul 12. 30 wita saudara Abdullah langsung berenang ke pantai untuk kembali ke rumah guna menyimpan jangkar.

Setelah itu saudara Abdullah kembali ke pantai dan hanya melihat 2 ( dua ) orang anak atas nama Abi Musa dan Fais, sedangkan Fathan beliau tidak melihatnya dan karenanya beliau bertanya pada ke dua anak tersebut bahwa ” Aba..Fathan mana”.?..dan di jawab oleh anak Fais, “Ayah..fathan hilang”.

Mendengar itu abdulah lantas memberi kabar kepada keluarga dan usaha pencarian warga terhadap anak Fathan terus di lakukan sehingga ditemukan pada pukul 16.28 wita. Dan anak Fathan langsung di bawah ke puskesmas Loang, untuk dilakukan tindakan medis namun sayang Tuhan lebih sayang anak Fathan, nyawanya tak lagi tertolong. Baca juga ;Melayat Ke Rumah Duka, Menkumham Yasona Laoly, Sikap AHY Di Puji Berbagai Kalangan.

Pihak keluarga telah menerima dengan ihkkas kematian anaknya. Sunguh sebuah duka mendalam, ditengah riuh rendah perayaan puncak explorasi budaya duka datang menghampiri warga Lembata di bagian Selatan pulau ini. (BP/SL/mst)

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

3 thoughts on “Dipuncak Perayaan Explorasi Budaya Lembata, Ada Duka Di Nagawutun Kabupaten Lembata”
  1. Hey! I simply would like to give an enormous thumbs up for the nice data you will have right here on this post. I can be coming back to your weblog for extra soon.

  2. Magnificent items from you, man. I have be mindful your stuff previous to and you are simply too great. I actually like what you’ve acquired here, really like what you are saying and the way in which in which you say it. You make it entertaining and you continue to care for to stay it sensible. I cant wait to learn far more from you. This is really a wonderful site.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *