Mediasurta.com,Lembata || Sebelum menjadi daerah otonomi tingkat dua (Kabupaten ) seperti hari ini Lembata merupakan bagian dari kabupaten Flores timur.

Baca juga ; Sukarsih Yusuf, Anggota Tim Medis Perse Ende Di ETMC Ke XXXI Lembata Yang Patut Diapresiasi

Zeth Hendrikson Adoe Pelatih Bertangan Dingin Yang Menjadikan Perserond Rote Ndao Disegani Lawan Seantero NTT

Berikut media ini merangkum dari berbagai sumber, Daftar koirdinatorschap dan Pembantu Bupati Flores Timur Wilayah Lembata Sebelum, menjadi Kabupaten definitif. Pulau Lembata adalah bagian dari Wilayah Pemerintahan Kabupaten Daerah Tingkat II Flores Timur yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 dan terdiri dari 7 Kecamatan.

Adanya aspirasi masyarakat Lembata untuk membentuk daerah otonomi terlepas dari Kabupaten induk Flores Timur, maka dengan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Propinsi NTT Nomor:Pem.66/2/4 Tanggal 11 April 1968 dibentuklah wilayah Koordinatorschap Lembata dalam wilayah hukum Kabupaten Flores Timur.

Koordinatorschap Lembata/Pembantu Bupati adalah pejabat yang mewakili Bupati Kepala Daerah dalam wilayah Koordinatorschap-nya dan dalam pelaksanaan tugas bertanggung jawab kepada Gubernur Kepala Daerah melalui Bupati Kepala Daerah.

Pembantu Bupati Wilayah Lembata berakhir sejak terbentuk menjadi Kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Flores Timur pada tanggal 4 Oktober 1999 sesuai Undang-Undang Nomor 52 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Lembata.

Baca juga ; Masyarakat Lembata Minta, Polisi Panggil Dan Periksa Koordinator Suporter Perseftim Juga Pejabat Yang Borong Tiket Masuk Untuk Pendukung Perseftim.

Berikut Daftar Koordinatorschap / Pembantu Bupati Flores Timur Wilayah Lembata, Mulai Menjabat sampai Selesai Menjabat serta Keterangan Periode Koordinatorschap Lembata

Theodorus Touran Lajar merupakan orang Lembata pertama yang ditunjuk menjadi koordinator persiapan pembentukan daerah koordinatorschap Lembata sekaligus menjadi koordinatorschap pertama terhitung sejak 1 Juli 1967 – 23 September 1968.

Selanjutnya Koordinatorschap Lembata dijabat oleh, Hendrikus Antonius Labina.
Terhitung sejak, 23 September 1968 – 22 Februari 1971 Dan dilanjutkan oleh Drs. Bonefasius Lega Boli Tobi sejak 22 Februari 1971 – 1973.

Pada tahun 1973 wilayah koirdinatorschap Lembata dipimpin Soemarmo S. SH. Sampai 30 Nopember 1979 dan terjadi perubahan nomenklatur koordinatorschap Lembata menjadi wukayah pembantu Bupati Lembata.

Pada Tanggal 15 Maret 1979 terjadi perubahan nomenklatur dari wilayah Koordinatorschap Lembata menjadi wilayah Pembantu Bupati Lembata.

Petrus Beluta Letor menjadi pembantu Bupati pertama periode antara, (20 Juni 1974 – 27 Maret 1977)
Periode Pembantu Bupati Lembata yang diemban Petrus Beluta Letor sejak, 30 Nopember 1979 hingga 22 Oktober 1984

Lalu penjabat pembantu Bupati Lembata di Jabar oleh Paulus Bebekewa Lamabelawa dan kemudian ke Drs. Anton Pattymangoe sejak tanggal 22 Oktober 1984 sampai tahun 1989.

Drs. Philipus Riberu merupakan pembantu Bupati Lembata sejak tahun 1989-1994 dan dilanjutkan oleh Drs. Stefanus Sengaji Betekeneng sejak tahun, 1994- 1996.

sejak tahun 1996 hingga 12 Oktober 1999 penjabat pembantu Bupati Lembata diemban salah satu putra Lembata yakni, Drs. Stanis Tana AtawoloDan menjadi pembantu Bupati Lembata terakhir sebelum Lembata menjadi daerah otonomi Kabupaten Lepas dari Flores timur.


Status Pembantu Bupati Flores Timur Wilayah Lembata berubah menjadi Kabupaten Lembata dan terpisah dari Kabupaten induk, Flores Timur, sesuai Undang-Undang Nomor 52 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Kabupaten Lembata, Tanggal 4 Oktober 1999. Dengan penjabat Bupati Petrus Boliona Keraf.

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

One thought on “Ini Nama Pejabat Koordinatorschap Dan Pembantu Bupati Lembata Hingga Menjadi Kabupaten”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *