Media Surya–
Senin,21 Februari 2922
Angaran 2.4 Miliar untuk pelaksanaan Sare Dame, explorasi budaya adalah mimpi Bupati Lembata diperhadapkan dengan proyek Wei La’in yang menjadi mimpi masyarakat Kedang menikmati air bersih. Saya harap tidak ada persekongkolan anggaran antara Pemda dan DPRD Lembata.

Kuat Dugaan Anggaran Silpa APBD Lembata Salah Di Gunakan, LBH Sikap Minta APH Tangkap Dan Proses Hukum.

Mediasurya.com,Lembata _ Ketua dewan pengurus anak cabang (DPAC) kecamatan Buyasuri kepada media ini menjelaskan, Sejak kepemimpinan Bupati Thomas ola, ada beberapa point yang dilihatnya telah menjadi kontroversi padahal kita berharap dengan dilantiknya pak Thomas dapat membawa perubahan yang berarti.

Ismail melalui pesan singkat whatsup mengatakan hingga kini harapan-harapan masyarakat masih menjadi sebuah ilusi semata dan jauh dari ekspektasi yang sesungguhnya.

Sebagai sesama kader Demokrat tentu saya percaya di sisa masa kepemimpinan ini, Bupati Thomas bisa membuat terobosan yang luar biasa. Kita pernah memberikan berapa catatan sebelumnya kepada beliau bahwa, ada hal-hal pokok yang menjadi persoalan di Lembata dan belum dituntaskan oleh almarhum Eliaser yentji sunur yang mestinya dituntaskan setelah di lantik menjadi bupati. Baca juga ; BMI Organisasi Sayap Partai Demokrat Minta Pemda Lembata, Merespon Keluhan Warga Terkait Proyek Air Bersih Wei lain, Di Kecamatan Omesuri

Ketua PAC partai Demokrat kecamatan Buyasuri menyebut, salah satu persoalan yang harusnya menjadi perhatian adalah wei la’in. Proyek air bersih yang di gadang gadangi almarhum Eliaser yentji sunur dengan anggaran daerah yang cukup fantastis namun hingga kini kisah wei la’in masih sebatas cerita manis di hati masyarakat kedang.

Ismail mengatakan, “Sebelum Dr Thomas diLantik, saya pernah memberikan beberapa masukan kepada beliau, sebagai catatan kritis sebelum mengakhiri masa jabatan. namun sejauh ini mungkin, beliau lupa ataukah merasa advis yang kami berikan bukanlah hal penting dan urgen untuk ditindaklanjuti” urai ketua PAC Partai Demokrat Buyasuri.

Ismail juga secara terbuka mengatakan bahwa secara pribadi dirinya kurang sependapat dengan program sare dame/explorasi budaya karena memakan anggaran yang cukup besar, padahal masih begitu banyak persoalan yang belum dituntaskan dan masih menjadi pr pemerintah yang membutuhkan anggaran besar.

Sare Dame/explirasi budaya Lembata ini kan bukan hal urgen yang mesti dilakukan. Ada agenda lain yang penting dan mendesak di depan kita, lantas kenapa pemerintah dan DPRD bersepakat untuk siapkan anggaran untuk penyelenggaran? Baca juga ; BMI Orsap Partai Demokrat Lembata, Tarik Dukungan Kepada Bupati Lembata Thomas Ola

Coba kalau anggaran 2,4 miliar, fokus untuk tuntaskan pembangunan wei la’in, tentu akan memiliki dampak yang besar, dugaan saya, acara sare dame/explorasi budaya Lembata hanyalah sebuah persengkongkolan pemerintah dengan DPRD karena bagi saya kegiatan ini tidak menjawab kebutuhan masyarakat.

“bagi saya acara sare dame/explorasi budaya Lembata hanyalah keinginan pemerintah yang di setujui DPRD. kuat dugaan ini hasil persekongkolan karena sare Dane/explorasi budaya bukan kebutuhan dan keinginan masyarakat lembata hari ini” tegas Ismail.(mst)

ket.Foto Ismail ketua PAC Demokrat Buyasuri bersama ketum Partai Demokrat AHY.

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

4 thoughts on “Ketua PAC Partai Demokrat Buyasuri ; “Semoga Tidak Ada Persekongkolan Anggaran Antara Pemerintah Dan DPRD Lembata””

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *