Mediasurya.com,Lembata || Komisi II terus turun lapangan meninjau dan mengawasi paket pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan baik yang memanfaatkan dana PEN maupun DAK diseantero kabupaten Lembata.

Baca juga ; Evaluasi Kinerja Penjabat Bupati Flotim Dan Lembata, Dapat Nilai Buruk Dari Mendagri

Diduga Hasil Pekerjaan Berkualitas Buruk, Komisi II DPRD Lembata, Perintah Kontraktor Kerja Ulang Proyek Jalan Senilai 10 Miliar Lebih Di Kedang

Pembangunan Ruas jalan yang menghubungkan ibu kot kecamatan Buyasuri Weirian menuju desa Tobotani pun oleh komisi II DPRD direkomendasikan untuk diperbaiki beberapa titik.

Petrus Bala Wukak.,SH ketua komisi II kepada media ini menjelaskan bahwa, pihaknya telah melakukan monitoring ke sejumlah paket proyek pembangunan jalan termasuk pada segmen Weirian menuju Tobotani.

Menurut Bala Wukak, ada beberapa titik yang direkomendasikan untuk diperbaiki.

“Ada beberapa segmen yang kita minta untuk diperbaiki” jelas sekretaris Golkar ini.

Lanjut Bala Wukak ada juga Talud yang retak dan pecah sehingga kontraktor harus lakukan perbaikan.

Baca juga ; Anggota DPRD Lembata Diduga Miliki Paket Proyek Jalan Dana PEN. Benarkah??

Sementara itu ketua FP2L Alex Murin meminta agar PPK untuk segera memerintahkan kontraktor untuk perbaiki sesuai apa yang disarankan komisi II DPRD Lembata.

Jalan ini ada umur konstruksi jadi kalau baru selesai kerja lalu sudah mengalami kerusakan maka paturt dipertanyakan kualitas pekerjaan.

Baik itu soal kualitas material, pemadatan maupun saat hampar hotmix, lapen atau semenisasi. Rakyat harus bisa menikmati jalan yang dibangun dengan uang pinjaman pemerintah daerah kepada PT.SMI.

PPK pada paket pekerjaan jalan Weirian tobotani belum berhasil dikonfirmasi terkait informasi adanya talud yang retak dan pecah termasuk soal bagaimana tindak-lanjut pemerintah atas rekomendasi Komisi II DPRD Lembata.

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *