Media Surya–
Senin,21 Februari 2022
RI bisa kena ‘Hantam’ perang dunia 3? Menkeu was-was. Kondisi geopolitik dunia memanas. Salah satunya merupakan konflik antara Rusia dan Ukraina yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Baca juga ; –Alvin Lie Mengusulkan Jokowi Sembilan Periode
Persatuan Dalang Bakal Laporkan Khalid Basalamah ke Bareskrim

Bertemu Rois Aam PBNU, AHY ; “Kami Siap Bersinergi”

Mediasurya.com,Jakarta_ Memanasnya hubungan Rusia-ukraiena bisa memberikan dampak atas pertumbuhan ekonomi dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya.
Baca juga ; Di Duga Akibat Penjadwalan ulang APBD 2022, Orang Kurang Mampu Di Lembata Dilarang Sakit.

Pertumbuhan ekonomi akan terganggu Jika benar kedua negara melakukan perang, dan dampaknya pun juga memiliki efek besar kepada Indonesia. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa konflik Rusia-Ukraina akan memberikan pengaruh terhadap prospek pertumbuhan ekonomi seluruh negara.

Konflik antara Rusia-Ukraina sendiri sempat menjadi salah satu topik pembahasan dalam pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20.

“Risiko geopolitik akan mempengaruhi perekonomian, keuangan, dan tentu akan mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi seluruh dunia,” kata Sri Mulyani.

Negara-negara G20, kata Sri Mulyani, akan berupaya mengantisipasi dampak dari memanasnya situasi Rusia dan Ukraina agar proses pemulihan ekonomi berjalan sesuai dengan agenda kesepakatan bersama. Baca juga ;
Bongkar Pasang APBD Lembata 2022, Antara Bupati Dan Sekda Mungkinkah Ada Yang Berkhianat Pada Rakyat?

Ada faktor yang perlu diperhatikan agar pemulihan bisa berjalan baik, termasuk faktor geopolitik,” tegas Sri Mulyani.

Sri Mulyani pada awal Februari lalu juga mengemukakan hal yang sama. Menurutnya, jika Perang Dunia 3 benar terjadi dan menyeret AS serta Eropa, ini akan memicu ketidakstabilan di pasar global. Indeks saham utama Rusia jatuh dan bank sentral bisa menghentikan pembelian mata uang asing setelah Rubel merosot.

Bila kondisi ini tidak terkendali, maka hal itu akan mempengaruhi harga komoditas, khususnya energi. Indonesia sebagai pengimpor bahan bakar minyak (BBM) akan terkena imbas cukup berat dari sisi APBN maupun inflasi.

“Itu pengaruhi dampak ke komoditas energi baik gas dan minyak,” ujar Sri Mulyani pada awal Februari lalu.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) meyakini bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat keputusan untuk menginvasi Ukraina.

Rusia diyakini akan menyerang Ukraina di mana intelijen Barat mengklaim sekitar 150.000 pasukan sudah berada di wilayah sekitar perbatasan kedua negara. Namun Moskow membantah rencana untuk menyerang negara tetangganya tersebut. (RKZ/cnbc) (mst) sumber;knews

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

3 thoughts on “Konflik Rusia-Ukraina Memanas, Mentri Keuangan ; “Jika Terjadi Perang Bisa Mempengaruhi Prospek Pertembuhan Ekonomi Indonesia””
  1. Thanx for the effort, keep up the good work Great work, I am going to start a small Blog Engine course work using your site I hope you enjoy blogging with the popular BlogEngine.net.Thethoughts you express are really awesome. Hope you will right some more posts.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *