Mediasurya.com,Lewoleba_ Penjadwalan ulang APBD Lembata tahun anggaran 2022 menimbulkan sejumlah spekulasi tentang dugaan adanya pihak yang salah pakai Silpa apbd yang berdampak pada Anggatan APBD tahun 2022 yang ditetapkan dengan nilai 1 terliun Lebih harus di jadwal ulang di awal tahun karena terjadi defisit 30an miliar. Baca juga ; Explorasi Budaya Lembata, Amin Hasan Kades Kalikur ; ” Tidak Ada Pungutan Liar”

Penelusuran media ini menyebutkan ada tiga hal besar yang menyebabkan dilakukannya penjadwalan ulang apbd Lembata.

Penjadwalan ulang apbd Lembata tahun anggaran 2022 Secara umum untuk penyesuaian SiLPA. Karena: -a. Ada kesalahan pembelanjaan di akhir tahun 2021 yang seharusnya dana SiLPA tapi sudah digunakan untuk belanja lain.
b. realisasi PAD tidak capai Target jadi prediksi SiLPA tidak tercapai.
c. Tambahan belanja mendesak yang sumbernya diambil dari pengurangan pagu anggaran semua OPD. Baca juga ; Penjadwalan Ulang APBD Lembata 2022, Albert Plira ; “Adakah Yang Makan Uang Daerah?”

Ama Raya Ketua bidang advokasi lembaga bantuan hukum (LBH) Sikap mempertanyakan kesalahan pembelajaan apa yang begitu dasyat sehingga menguras Silpa?
Pemda Lembata harus bisa jelaskan kepada publik soal ini tegasnya.

Kita minta Pak Kapolda dan Pak Kapolres, juga Pak Kajati dan Pak Kajari untuk bantu mengurai benang kusut apbd Lembata yang hingga kini belum terurai. Baca juga ; Pungut 500 Ribu Per Satuan Pendidikan Untuk, Seminar Budaya Dan Pekan Seni Budaya Lembata, Masyarakat Pertanyakan Kurang kah Anggaran 2.4 Miliar Untuk Explorasi Budaya?

“Kalau memang terdapat pihak yang terindikasi melakukan belanja dengan sumber Silpa apbd 2021 tanpa dibawah terlebih dahulu ke postur Apbd 2022, maka sama halnya dengan belanja tanpa payung hukum kan…??? Jika demikian apa konsekuensi hukumnya…??

Jika dalam menggunakan sejumlah uang negara untuk belanja-belanja yang tidak dapat dipertangungjawabkan maka kami minta tangkap dan proses hukum biar ada efek jerah bagi yang lain” jangan main-main dengan penggunaan uang negara. Rakyat Masi susah, masi banyak masyakarat kita yang hidup jauh dari kata sejahtera. tegas Pengacara muda ini.
Ketua Badan Anggaran DPRD Lembata, Petrus Gero.S.Sos yang juga adalah ketua DPRD Lembata belum berhasil di konfirmasi untuk diminta tanggapan terkait penjadwalan ulang apbd.

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *