Mediasurya.com, Lembata || Arnoldus Gesi Wujon orang tua anak Maria Javalepangina Wujon mengucapkan, syukur dan terimakasi kepada para guru SMas PGRI Swasthika Lewoleba yang telah dengan luar biasa membimbing dan mendidik Rany sebagai pribadi yang hari ini menjuarai Lomba Puisi Tingkat SmA kabupaten Lembata.

Baca juga ; Gelar Ujian Akhir Berbasis Komputer dan Android, SMA PGRI Lewoleba Mengukur Capaian Kompetensi Peserta Didik.

SMANSA Larantuka Rayakan HGN Dan HUT PGRI Di Tengah Pandemi Covid 19

Sebagai orang tua kami tentunya sangat bersyukur kepada Yang Maha Esa atas prestasi anak. Dan tentu dukungan kami tetap ada untuk anak Rany. Jujur ini sesuatu yang membanggakan. Kami juga berterimakasih kepada bapak Kepala Sekolah, Mama Ros, Mama Ance, pa Hans, pa Gusty, pa Ocep, pa Vinsen, pa Hipol dan bapa/ibu guru semuanya.

Arnol mengatakan ketika awal mendaftarkan Rany ke SMAGRI, beberapa temannya bertanya : “Kenapa Rany ke SMAGRI om Ano ? Kan masih ada sekolah lain yang lebih bagus.” Saya senyum dan menjawab dalam nada canda : “Memangnya SMAGRI bukan sekolah ka ? Masih dalam nada canda saya melanjutkan, “Di SMAGRI juga ada ruang kelas, sama seperti di sekolah lain. Jangan kita menilai SMAGRI hanya dengan melihat bentuk fisik bangunannya. Tetapi yang perlu kita lihat adalah kualitas tenaga pendidiknya.

Saya kenal sebagian besar guru SMAGRI dan saya tahu kualitas mereka. mendaftarkan anak ke almamater saya SMAGRI, sebagai sebuah bentuk ungkapan rasa percaya saya kepada sekolah ini bahwa, ini Lembaga pendidikan yang baik.

Baca juga ; Albert Buran Bendahara Pimpinan Setda Lembata Ditemukan Tak Bernyawa Menggantung Di Pohon Asam Lusikawak

Pemda Lembata Lakukan Pelecehan Terhadap Budaya Lembata?

Bagi orang tua yang miliki anak yang telah tamat SMP, jangan ragu memilih SMAGRI Lewoleba sebagai tempat melanjutkan pendidikan. Selain ilmu yang sudah pasti akan kalian peroleh, bakat dan talenta kalian yang masih tersembunyi juga pasti akan muncul di sana.

Sama seperti Rany, sy sebagai bapanya sangat kaget dengan talenta dia. Ternyata anak Rany memiliki bakat terselubung dan mungkin akan tetap terselubung tanpa ada bimbingan dari para guru SAMGRI yang berkualitas.

Arnol tegas mengatakan, Jangan Ragu, Jadikan SMA PGRI sebagai Pilihan Pertama”. PGRI pantas menjadi pilihan utama dalam mencapai cita-cita

Sementara itu Hermanus Bule Tedemaking salah satu guru SMA PGRI yang dihubungi media ini memberikan mengapresiasi atas pencapaian Rani dalam ajang lomba Tersebut.

Tedemaking menjelaskan pendidikan di SMA PGRI Swastika Lewoleba tidak hanya soal akademik yangenjadi perhatian tapi bagaimana kami melatih mental, dan karakter.

Nonton juga ; https://youtu.be/PDKc4eEtXpk

Kami para Guru mengajar dengan karakter masing-masing yang unik dan membantu siswa-siswi mengerti materi pengajaran dengan baik. Dan Sekolah ini juga sangat mendukung dan membantu siswa-siswinya mengembangkan bakat dan berprestasi di bidangnya masing-masing.

Salah satu contoh Keberhasilan ketika masih menjadi siswa SMA PGRI Lewoleba, saya berhasil meraih peringkat satu lomba pidato antar SMA sekabupaten dan mewakili lembata dalan lomba pidato tingkat Provinsi dengan hasil bagus yakni peringkat satu. Dan semua ini tentu tidak lepas dari didikan, dukungan, dan motivasi para guru sekolah ini.

SMA PGRI Swastika tidak hanya mempersiapkan siswanya menghadapi masa kini, tetapi juga masa depannya. Selain pendidikan kognitif, SMA PGRI juga memberikan pendidikan secara moral dan pembentukan karakter melaluai kegiatan- kegiatan ekskul seperti teater dan olahraga.

Nonton juga ; https://youtu.be/6KHhbwSn4T8

Harapan saya, sekolah ini dapat terus memajukan kualitas pendidikan bukan hanya dari sisi akedemis tapi nilai moral para siswanya, dan untuk memajukan bangsa.

Kemampuan menulis puisi merupakan salah satu kemampuan bersastra yang perlu dimiliki oleh seorang siswa. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi juga diartikan sebagai gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat.

Baca juga ; Uang Palsu Beredar Di Lembata Saat Belanja. Masyarakat Diminta Hati-hati.

GEMILAP BERBAHASA, SWASTHIKA MUDA BERKREASI

Maria Javalepangina Wujon, Siswi perwakilan dari SMAS PGRI SWASTHIKA LEWOLEBA dalam ajang memperingati HARDIKNAS 2022 keluar sebagai Pemenang Peringkat 1 mengikuti Lomba Cipta & Baca Puisi pada 27 April 2022 lalu. Hari ini, setelah selesai mengikuti Apel Bendera memperingati HARDIKNAS secara Firtual, yang pada hari ini 13 Mey 2022 di Aula Frateran SON BOSCO diumumkan setiap Mata Lomba antar pelajar tingkat SMA & SMK se-Kabupaten Lembata.

Maria J. Wujon, Sebagai Peserta lomba, menarik undian sekaligus menentukan Tema mana yang hendak ditulis. Waktu yang diberikan 90 meit. Suasana ruangan itu hening, dan terlihat ke 19 pena itu mulai menari di atas kertas kosong.

“GADIS BERSELENDANG”, itulah puisi yang dihasilkan Rany Wujon dalam kurun waktu 90 menit, Mengisahkan seorang Gadis yang kini tidak pernah lagi menenun.

Ketika selesai pada babak menulis, semua Peserta Lomba membacakan kembali puisinya. Dewan Juri memilih 10 terbaik masuk pada babak Final dan Rany, salah satu dari ke 10 Anak itu.

Dengan mekanisme yang sama pada babak 1, mereka mulai memainkan imajinasi berdasarkan tema yg diundi.

“AMARAH SANG RAJA MERAH”, Melukiskan tentang Erupsi Gunung Ile Lewotolok. Sebuah peristiwa alam yang meluluhlantakan sekian ribu penduduk di kaki Gunung Ile Lewotolok-Ile Ape.

Baca juga ;PUISI——SERENADA HATI

Fransiskus Siliwangi Sakti, Anak Petani Yang Sukses Di Galangan Kapal Tapi Tekun Belajar Ikan Lele

Diantara, kosa kata yang minim, kurangnya minat baca, sulit mengembangkan ide, dan kurangnya keterampilan menulis, adalah aspek yang mempengaruhi Ketika kita menulis puisi.
Menulis baik, belum tentu membaca baik. Begitu juga sebaliknya.

Membaca baik, belum tentu menulis baik. Namun, Rani bisa memiliki dua aspek kebahasaan itu. Rani Wujon, sangat senang bisa menjadi juara 1 mewakili Sekolahnya. Bangga, haru dan senang, hal itu diungkapkan Rani ketika ditemui setelah Kepala SMAS PGRI Symson Reynol’d DOmaking melakuakn seremonial penerimaan Piala & Piagam sertifikat kejuaraan tersebut.

Selain lomba puisi, Katarina Ina salah satu siswa PGRI Lewoleba juga menjuarai solo singing dengan menyabet juara 3.

Dalam sesi penerimaan trophy penghargaan kejuaraan, Kepala SMAS PGRI Symson Reynol’d DOmaking bangga atas prestasi yang dicapai anak-anak pada lomba antar sekolah itu. (Hipol Lemaking/mst)

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

7 thoughts on “Pendidikan Yang Baik, SMAS PGRI Swasthika Lewoleba Berikan bukti. Rany Wujon Sabet Juara Satu Lomba Puisi Tingkat SMA Se Kabupaten Lembata.”
  1. Excellent read, I just passed this onto a friend who was doing some research on that. And he actually bought me lunch because I found it for him smile Thus let me rephrase that: Thanks for lunch!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *