Penjabat Bupati Lembata Resmikan Aula Kantor Camat Nubatukan Dengan Nama Anton Eno o

Mediasurya.com,Lembata || Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa meresmika aula Kantor Camat Nubatukan yang diberi nama Anton Enga Tifaona.

Baca juga ; Ketua DPC Kongres Advokat Indonesia Lembata-Flotim Dukung Perjuangan Anton Tifaona Jadi Pahlawan Nasional

Yosep Lembata ; “Saya Dukung Perjuangan Forpalnas Untuk Brigjen Pol (Purn) Anton Enga Tifaona Jadi Pahlawan Nasional”


Acara yang berlangsung Pada hari Kamis, (21 Juli 2022) dalam kunjungan kerja tersebut penjabat juga meLaunching Layanan Masyarakat Nubatukan untuk kita “NUBUAT” call center (081239588827) sekaligus penandatanganan dukungan untuk Brigjen Pol (purn) Drs. Anton Enga Tifaona sebagai Pahlawan Nasional.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Keluarga Alm. Brigjen Pol (Purn) Drs. Anton Enga Tifaona, Para Asisten Setda Lembata, Staf ahli Bupati Lembata, Kepala OPD lingkup Setda Lembata, Para Lurah seKota Lewoleba, Kec. Nubatukan, Kepala Desa seKec. Nubatukan, Pimpinan BUMN, Kepala Puskesmas dan sejumlah Tokoh masyarakat.

Dionisius Wutun Camat Nubatukan dalam sapaan pembuka mengharapkan kerjasama dan dukungan masyrakat Kec. Nubatukan, khususnya yang di Lewoleba selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar, sehingga kota ini terlihat bersih dari sampah.

“sebagai pimpinan wilayah Kecamatan Nubatukan saya sangat berterimaksih kepada keluarga alm. Anton Enga Tifaona atas izinnya aula Kantor Camat kita dengan nama Aula Anton Enga Tifaona” ujar Dionisius.

Camat Nubatukan mengatakan, pihaknya juga membuka layanan call center untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat dan dirinya meminta kesediaan, Pak Bupati melaunching aula kantor camat nubatukan secara resmi.

Anak Alm. Brigjen Pol (Purn) Drs. Anton Enga Tifaona dalam sambutan menyampaikan bahwa, keluarga sangat berterimaksih berkat dukungan masyarakat Lembata sehingga alm. Anton Enga Tifaona bisa diusulkan menjadi salah satu pahlawan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Thomas Nuba Tifaona Putra sulung Alm. Brigjen Pur. Drs. Anton Tifaona juga menfonasikan alat ukur stunting pagi Pemda Lembata yang diterima langsung penjabat Bupati dan selanjutnya diserahkan kepada camat Nubatukan dengan harapan bersama bisa berjuang membebaskan generasi Lembata dar stunting.

Thomas Tifaona menjelaskan, Forum yang selama ini kita bentuk murni untuk mendukung keluarga kami sebagai pahlawan nasional yang terstruktur dan tidak ada hal-hal yang bersangkutan dengan politik. Karenanya Sekali lagi kami ucapkan terimakasih banyak atas dukungan, dorongan untuk bapak kami alm. Anton Enga Tifaona untuk menjadi pahlawan nasional.

Usai menyerahkan alat ukur stunting oleh keluarga alm. Anton Enga Tifaona kepada Bupati Lembata yang kemudian Bupati Lembata menyerahkan alat ukur stunting ke Camat Nubatukan. Penjabat Bupati Lembata dalam saapaan mengatakan, kita sebagai insan manusia patutlah mengucap syukur kepada Tuhan agar selalu dalam lindungannya dan diberikan kesehatan.

Marsianus mengatakan, Selama ini Lembata kita lihat kondisinya seperti ini, oleh karena itu jika ada yang mau berpartisipasi untuk Lembata kenapa tidak. Ini demi kemajuan daerah Lembata yang kita cintai ini kita.

Proficiat kepada tim selama ini yang sudah bekerja keras, dan kami akan selalu dukung.

Dalam kesempatan tersebut Marsianus mengatakan, saya lihat wajah kota harus berubah, jadi saya tekankan kepada pemerintah bagaimana wajah kota ini harus cantik dan bersih. Pak Camat tolong ditindak lanjuti masalah ini. Sementara Terkait penamaan aula kantor Camat Nubatukan pastinya ada riak-riak diluar sana, tapi tidak apa-apa jalani saja nanti saya yang bertanggung jawab karena saya yang akan meresmikannya.

“Terimaksih kepada keluarga alm. Anton Enga Tifaona atas bantuan alat ukur stuntingnya, kita mau agar stunting di Lembata turun/ berkurang, bila perlu tidak ada lagi” urai Jawa.

Diakhir sambutan Penjabat Bupati penuh harap mengatakan agar kerjasamanya semua pihak termasuk para pihak yang memiliki lahan yang sudah memberikanya kepada pemerintah agar tidak menjadikannya sebagai sebuah masalah karena itu bisa menghambat segala pembangunan yang menjadi aset pemerintah.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.