Mediasurya com,Lembata || Apbd Lembata tahun anggaran 2022 menembus angka 1 triliun, namun beredar informasi disebutkan tidak ada anggaran untuk pengadaan pegawai pemerintah non pegawai negeri sipil (ppnpns) tapi anehnya diakhir tahun anggaran 2022 yang tersisa dua bulan, penjabat bupati Lembata Marsianus Jawa terbitkan SK bagi 153 ppnpns. Ada apa?

Baca juga ; Masyarakat Minta Tim Inspektorat Lakukan Audit Di Desa Belobao Lembata

Petani Sulit Dapatkan Pinjaman KUR Merdeka, Tuaq Dan Lewar Membisu, Program TJPS Lembata Untuk Siapa?

Pemda Lembata melakukan langkah aneh yang mana, diakhir tahun 2022 ini menerbitkan SK bagi 153 ppnpns, padahal tahun anggaran 2022 sudah akan berakhir kurang lebih satu bulan kedepan. Apa ini sebuah Prank? Tanya FP2L saat berdialog bersama penjabat bupati.

Saat bertemu penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa, diruang rapat bupati (14/11/2022) Forum penyelamat Lewotana Lembata (FP2L) meminta penjabat untuk segera tuntaskan persoalan tersebut.

Menurut wakil sekretaris FP2L Yoan Lucano bahwa ada dugaan SK yang ditandatangani oleh Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa kepada 153 orang tersebut hanyalah, akal bulus pemerintah, pasalnya nama PPNPNS tersebut sudah tidak lagi terekam dalam data base kemenpan RB untuk mengikuti testing p3k.

“Katanya Pemda tidak punya cukup anggaran lantas kenapa, diakhir tahun dalam perubahan APBD Lembata tahun 2022, Pemda menambahkan PPNPNS. Jangalah kami dininabobokan dengan tawaran kerja dua bulan ini. Ujar Lucano.

Surat dari kemenpan bahwa yang puny SK per 31 Desember 2021 dipanggil untuk didata kembali mengikuti p3k tapi kemudian ada dua edaran berbeda jadi jangan sampai ini sebuah Prank karena SK muncul diakhir tahun.

Baca juga ; Kuat Dugaan, Pemberhentian Aparat Desa Udak Melomatan Beraroma Politik. Penjabat Bupati Lembata Diminta Ambil Tindakan Tegas.

Dalam edaran kemenpan RB nomor 6 huruf E secara jelas menegaskan, bagi pejabat pembina kepegawaian yang tidak mengindahkan amanat sebagaimana tersebut diatas, dan tetap mengangkat ppnpns akan diberikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan dan dapat menjadi obyek temuan pemeriksaan bagi pengawas internal maupun eksternal. Akan hal itu Kami minta agar Janganlah kami dijebak pak tegas Lucano.

Dalam rapat bersama FP2L tersebut Said Kopong kepala BKDPSDM Kabupaten Lembata menjelaskan, perekrutan 153 orng ini berlaku hanya dua bulan. keputusan tersebut merupakan kesepakatan Pemda Dan DPRD Lembata.

Ppnpns dan p3k adalah dua hal berbeda ujar Said kopong. Teman yang baru diangkat dengan SK 462 karena ppnpns diangkat persatu Tahun anggaran. Tapi tahun 2022 kita keterbatasan anggaran. ***

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

2 thoughts on “Penjabat Bupati Lembata Terbitkan SK Bagi 153 PPNPNS Diduga Ini Prank Ala Pemerintah?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *