Mediasurya.com,Lewoleba,Lembata_ Pendapatan asli daerah tidak elok jika diambil dari instansi atau lembaga yang mengurusi soal kemanusiaan, ini menunjukan kemanusiaan yang mundur.

Baca juga ; Pemda Lembata Hutang 7Miliar Lebih Ke BPJS.

Eduardus Hena Lamablawa ; “Budaya Itu Penting Tapi Ingat Masyarakat Juga Butuh Makan”

Hal ini disampaikan ketua BMI Orsap Partai Demokrat Lembata, Yoan Lucano Peuobung kepada media ini (15/3/2022).

Lucano meminta Pemda Lembata mengkaji kembali sumber pendapatan asli daerah yang diambil dari RSUD milik Pemda.

“Bagi kami RSUD adalah Lembaga Kemanusiaan, yang mengurusi orang sakit yang bukan saja para cukong dan orang berduit tapi sandaran bagi orang kurang mampu yang sakit. sehingga jangan dibebankan dengan mencari PAD yang sangat besar targetnya” ujar peuobung.

Kalau RSUD sebagai sumber PAD artinya kegiatan kita di Lembata dibiayai oleh orang sakit,? ingat banyak warga yang berobat ke RSUD merupakan orang kurang mampu. Jika kemudian pencari kesehatan yang adalah orang kurang mampu diwjibkan membayar karena harus memenuhi target PAD, saya rasa ini sebuah tindakan keji dan memalukan” tegas bung Nando.

Masih banyak jalan yang harusnya bisa dijadikan sebagai sumber penambah PAD. Saya kira Wajar jika kemudian ada masyarakat keluhkan tentang buruknya pelayanan kesehatan selama ini.

Baca juga ; Di Duga Akibat Penjadwalan ulang APBD 2022, Orang Kurang Mampu Di Lembata Dilarang Sakit.

Peneliti Australia Dalami Kekayaan Pangan Tradisional dan Tumbuhan Herbal di NTT

Saya nonton yuotube; 4Q/mediasurya, yang menyiarkan penjelasan direktur RSUD lembata, target PAD sebesar 13 miliar lebih pertahun ,dapat kita duga bahwa dengan beban seberta itu tentu, akan sangat membebankan perangkat kerja RSUD dan memaksa mereka untuk memampukan capaian target PAD dalam rangka memuaskan nafsu pemerintah semata dan bukan sebaliknya kepuasan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Saya ajak semua kita untuk memiliki sensitivitas bagi para pasien yang sakit dan yang ingin berobat di RSUD hendaklah kita memiliki rasa empati, simpati terhadap masyarakat pinta nando.

Selain tingginya target pad, Lucano juga menyoroti soal sering terjadi kelangkaan obat yang memaksa keluarga pasien harus membeli ke apotik diluar rsud. Ini hal yang juga patut dievaluasi dan diambil langkah.

Pemda jangan hanya mau dapatkan pad tapi lupa kebutuhan orang sakit di Lembata.

Baca juga ;Dugaan Korupsi Anggaran Covid-19 Flores Timur, Kejaksaan Negeri Larantuka Akan Panggil Sejumlah Saksi.

Komitmen Kalapas Kelas III Lembata, Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani.

Sebelumnya direktur RSUD Yosep D Paun kepada media ini (15/3/2022) menjelaskan, pelayanan publik tentu tidak akan memuaskan semua pihak namun demikian kami akan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dokter gigi ini mengatakan, banyak memang keluhan warga baik pasien maupun keluarga pasien yang miliki keluhan dan kami menyadari penuh keterbatasan yang ada tetapi semangat melayani tetap kami asah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Lembata yang berobat ke rsud.

Ditanya terkait target PAD tahun anggaran 2022, dokter muda ini menjelaskan, untuk tahun 2022 target pendapatan asli daerah dari RSUD sebesar 13 miliar 600an juta dan kita akan berusaha untuk mecapai target tersebut.(nr/SL/mst)

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

4 thoughts on “Yoan Lucano Ketua BMI Lembata ; “RSUD Jadi Sumber PAD, Kemanusiaan Yang Mundur””

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *