Mediasurya.com,Lembta _ 141.960 masyarakat Lembata menghuni 33.290.unit rumah. Yang mana Rumah layak huni baru 21.780 unit. Artinya sekitar 65.43% masyarakakat tinggal di rumah permananen atau semi permanen. Sementara rumah tidak layak huni atau darurat sebesar 11.510 unit. Kalau dalam persentase sekitar 34.57% masyarakat masih tinggal di rumah tidak layak huni. Ini tersebar di semua kecamatan.

Baca juga ; DPRD Lembata Paripurna Pemberhentian Bupati Lembata

Proyek Pembanguna Fasilitas Air Bersih Weilain, Kecamatan Omesuri Lembata Tak Rampung, Siapa Bakal Ke Bui?

Hal ini terungkap dalam acara pembukaan Musrenbang Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2023 di Aula Ankara Lewoleba, Rabu(30/03/2022),

Ketua DPRD Lembata dalam penyampaian pokok-pokok pikiran mengatakan, jika semua kita sepakat harus keluar dari kemiskinan maka rumah layak huni juga harus diperhatian secara khusus.

“Saya pikir ini menjadi kebijakan kita yang sudah kita mulai. Dan ini tersebar di seluruh wilayah kecamatan, tidak saja di kecamatan kota yang angkanya cukup tinggi tapi beberapa kecamatan lain merata. Inilah fokus kita juga untuk cepat keluar dari angka kemiskinan, salah satu indikatornya adalah rumah layak huni”, jelas Petrus Gero.

Baca juga ; Desa Roho Dan Loyobohor Kecamatan Buyasuri,Lembata Minta Pemda Koneksikan Jaringan Air Bersih Dari Pipa Induk Weilain

Rumah Hadiah Presiden Jokowi Untuk, Korban Bencana Lembata Belum Rampung Diselesaikan


Peningkatan rumah layak untuk masyarakat Lembata menurut Petrus Gero harus menjadi fokus kerja perangkat daerah kedepan. Ia mengharapkan adanya sharing cost antarara pemerintah pusat, daerah dan desa untuk peningkatan rumah layak huni untuk masyarakat Lembata.

By mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

3 thoughts on “34.57% Masyarakat Lembata Masih Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni.”
  1. Howdy very cool website!! Guy .. Excellent .. Wonderful .. I will bookmark your blog and take the feeds alsoKI’m satisfied to seek out numerous useful info right here in the submit, we’d like work out more strategies on this regard, thank you for sharing. . . . . .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *