mediasurya.com

Profesor Sebut Virus Korona Lebih Bahaya dari Teroris

Mediasurya.com_Penyebaran virus korona jenis baru atau COVID-19 di tanah air, sudah menular dari orang ke orang. Bukan hanya diimpor dari seseorang yang punya perjalanan dari luar negeri, tapi penularan sudah terjadi secara lokal (local transmission).

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Prof Hasbullah Thabrany, seperti dilansir, jawapos.com (15/3/2020), menilai sebetulnya penularan apapun jenisnya dan caranya, sama saja bahayanya. Virus bisa menular dari jarak kontak dekat.


“Sama saja apa yang dimaksud transmisi lokal, orang datang dari luar kek, mau menular di Indonesia kek, sama saja yang namanya menular ya berbahaya berhubungan dekat dengan pembawa virus,” tukasnya.
Karena itu, penting untuk menjaga jarak setidaknya 2 meter. Bahkan, karena penularannya, Prof Hasbullah menyebut teror virus korona jenis baru ini lebih bahaya daripada aksi teroris.
“Teror korona ini lebih bahaya dari teror ISIS, teroris, lebih berbahaya korona. Kalau teroris kita tahu siapa dalangnya, pelakunya, tapi korona kita tak pernah tahu siapa penularnya,” tukasnya.

Baca juga ; Indonesia Darurat Korona ; Kapolres Lembata dan Dandramil 1624-03 Lewoleba, Himbau Masyarakat Hindari Keramaian dan Kegiatan Di Luar Rumah. -.Wakil Bupati Lembata ; Terkait Korona, Jangan Lagi Ada Kumpulan Masa, Jika Ada Yang Melawan Regulasi Harus di Tindak.. -. Corona, Pasutri Lembata dari London, “Tolong Jangan Hakimi Kami”.

Semua sama di hadapan virus Korona. Tak pandang tokoh atau orang biasa, bahkan sekelas atlet pun bisa tertular.

“Daya serang virus korona tak ada diskriminasinya, penularan bisa terjadi pada siapa saja sekalipun imun sistemnya kuat, bisa tertular karena virus itu menempel di benda-benda seperti gagang pintu dan lainnya,” tegasnya.
Editor : Nurul Adriyana Salbiah
Reporter : Marieska Harya Virdhani
sumber;jawapos.com

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *