Enzo Korohama : “Brigjen Pol (Purn) Alm. Drs. Anton Tifaona Layak Jadi Pahlawan Nasional”

MEDIASURYA.COM,BANDUNG || Mantan direktur purin Lewo Lembata, Eugen Enzo Korohama, menilai, sosok Brigejen Pol (Purn) Almahrum Bapak Drs. Anton Enga Tifaona layak diusulkan dan diperjuangkan menjadi Pahlawan Nasional. Hal ini bisa dibuktikan dengan Menelusuri berbagai rekam jejak perjuangan , kiprahnya, sumbangsih pemikiran konseptual dan gagasan brilian yang telah disumbamgkan bagi kemajuan pembangunan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), teristimewa gagasan memajukan Institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Baca juga ;Brigjen Pol (Purn) Almarhum Drs. Antonius Enga Tifaona, Dari Lembata Untuk Indonesia Layak Jadi Pahlawan Nasional

Ketua DPRD Lembata Dukung Perjuangan Jendral Anton Tifaona Jadi Pahlawan Nasional

Menurut Enzo Korohama yang juga bersama beliau berkarya di Kota Bandung yang tentu saja tahu banyak hal yang dilakukan oleh beliau. Kami bangga, Bapak Anton Enga Tifaona ketika itu menjabat posisi penting yakni sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Provinsi Jawa Barat .

“Almarhum dikenal di Kepolisian Negara adalah sosok yang tegas dan disiplin. Namun beliau juga dikenal sebagai tokoh yang penuh cinta. Hal ini terbukti beliau dilantik menjadi Wakapolda Jawa Barat, beliau sangat memperhatikan dan mencintai anggotanya, tidak memandang suku, ras dan golongan, termasuk perhatian dan cintanya kepada masyarakat kecil di Bandung,” ungkap Enzo Korohama, mantan Direktur Utama Perusahan Daerah Purin Lewo Lembata kepada Warta Nusantara, Kamis, 2 Juni 2022.

Enzo Korohama lebih lanjut mengatakan, salah satu terobosan, konsepsi dan gagasan Bapak Anton Tifaona adalah “Pencetus Ide” Pemakaian Helm bagi Pengendara Sepeda Motor yang saat ini telah diberlakukan secara nasional. Dari aspek kemanusiaan, urai Enzo Korohama, konsepsi Pemakaian Helm merupakan sebuah langkah kebijakan strategis yang disumbangkan beliau yang tentu saja sangat menyentuh harkat dan martabat kemanusiaan yang harus dipikirkan untuk diselamatkan melalui penggunaan Helm ini.

Saat beliau bertugas di Polda Jawa Timur bersama Ibu Brigjen Paula Bataona, totalitas hidup, karya dan kinerja kerja beliau adalah sebagai Abdi Negara sejati benar-benar ditunjukan kepada bawahan (anggota-Red) penuh rasa tanggungjawab dan disiplin tinggi.

“Setelah Purna Tugas, beliau tetap aktif sebagai Staf Ahli Kepresidenan di jaman kepemimpinan Presiden Soherto. Kedekatan beliau dengan Pak Harto bukan tanpa alasan. Justeru karena kemampuan pemikiran brilian dan konsep-konsep pembangunan turut mewarnai derap langkah kemajuan pembangunan di Zaman Orde Baru Sangat tepat jika saat ini masyarakat Lembata memberikan dukungan agar tokoh nasional asal Lewotana Lembata Anton Tifaona menjadi Pahlawan Nasional,” tandas Enzo Korohama.

“Kami pernah hadirkan pak Anton Tifaona mengikuti Seminar tentang Perjuangan Otonomi Lembata di Bandung. Ketika itu, beliau tampil sebagai pembicara bersama pak Pius Kia Tapoona, pak Gorys Lewoleba. Pemaparan materi sangat konseptual dan realistis bagi kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Lembata dengan topik, “Likat Matan Telo, Pari Lema”. Atau Masalah Kemiskinan dan Keterisolasian di Lembata bisa diatasi”, ungkap Enzo Korohama.

Dengan penelusuran rekam jejak dan perjuangan Tokoh Nasional Anton Tifaona, Enzo Korohama menilai, ini baru satu dua ide dan gagasan beliau yang kami ikuti. Namun kita yakin, masih banyak karya sukses dan perjuangan beliau yang masih menjadi mutiara yang tersembunyi, maka Forpalnas Lembata adalah ujung tombak perjuangan yang mesti gencar melakukan pengumpulan data, dokumen dan informasi ditempat belia berkarya dan mengabdi.

Dengan adanya Data, informasi rekam jejak dan dokumentasi tersebut menjadi referensi dan prasyarat yang ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Pahlawan Nasional. Enzo Korohama menilai, dengan adanya pemberian nama Jalan Anton Enga Tifaona dalam Keputusan Bupati Lembata ketika itu, Thomas Ola merupakan langkah startegis melestarikan jasa dan perjuangan beliau karena merupakan salah satu tokoh Pejuang Otonomi Kabupaten Lembata tahun 1999. Karena itu, sangatlah wajar jika pak Anton Tifaona diusulkan menjadi Pahlawan Nasional, karena perjuangan, sumbangan pemikiran, ide dan gagasan brilian telah disumbangkan bagi kemajauan pembangunan dan keutuhan NKRI.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

2 komentar pada “Enzo Korohama : “Brigjen Pol (Purn) Alm. Drs. Anton Tifaona Layak Jadi Pahlawan Nasional”

  • 18 Juni 2022 pada 2:56 am
    Permalink

    I have read some good stuff here. Definitely worth bookmarking for revisiting. I surprise how much effort you put to make such a fantastic informative site.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.