Pejabat Di Bawah Bupati Lembata, Tidak Teliti Atau Ada Niat Rusakin Citra Pemimpin Daerah?

Mediasurya.com,Lewoleba_ Surat Dinas Pemda Lembata yang beredar luas di masyarakat mendapat tanggapan beragam, pasalnya surat edaran ditandatangani bupati Lembata menimbulkan kesan pejabat di bawahnya kurang teliti atau mungkin pula ada dugaan upaya merusak citra birokrasi Lembata dibawah kepemimpinan Bupati Dr.Thomad Ola. Baca juga ; Benarkah Di Lembata Ada Dua Bupati?
Dalam surat edaran Bupati nomor ; BU.060/3102/BO/XII/2021 tentang pemberlakuan kembali Lima hari kerja, yang telah diparaf berjenjang terdapat kekeliruan yang cukup fatal.
Surat yang ditujukan kepada kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemda Lembata ini, termuat kalimat “dan percepatan finalisasi rencana anggaran pendapat dan belanja daerah tahun 22” mencerminkan ada sesuatu yang keliru pasalnya saat ini kita berada di tahun 2022 bukan tahun 22. Baca juga ; Petrus Toda Atawolo Buka Suara Terkait Naskah Dinas Pemda Lembata.
Steven Beda kepada media ini mengatakan kalau salahnya cuma satu bisa kita maklumi tapi kalau, ada dua kekeliruan bisa jadi karena, terburu-buru atau tergesa-gesa, kurang teliti atau mungkin ada niat lain pasalnya, surat itu di paraf beberapa pejabat sebelum Bupati menandatangani.
Dalam surat yang sama juga ada tertulis kalimat berikut ” terhitung sejak hari Senin, 4 Januari 2022″ padahal pada kelender 2022 tanggal 4 Januari 2022 jatuh pada hari selasa dan hari Senin adalah tanggal 3.
Hal-hal kecil seperti ini memang harus dikritisi pasalnya banyak oknum kepingin duduk jabatan tapi tidak cermat melihat sebuah dokumen.
Tokoh muda Lewoleba Hencoz jangan bicara mengatakan, kalau surat satu halaman saja keliru bagaimana surat-surat lain yang ratusan halaman?
“Semoga ini adalah human eror atau kesalahanan manusia bukan unsur kesengajaan” ujar Hencoz. Baca juga ; Apel Perdana Tahun 2022 Prajurit TNI Dan PNS Kodim 1624/Flotim, Dandim Styawan ; “Prajurit TNI dan PNS Kodim 1624/Flotim harus bekerja sesuai Norma Dan Etika, Karena Dalam Karya dan Tanggungjawab Kita Ada Aturan Yang Wajib Kita Taati”
Dilanjutkan tokoh muda kritis ini bahwa, saya cukup sayangkan kekeliruan ini, pasalnya surat yang ditandatangani bupati tersebut telah beredar luas di masyarakat.
“Pak Sekda cobalah minta anak buahnya lebih teliti lagi dalam pengetikan. Kalau itu surat yang tandatangan saya, tidak ada pengaruh tapi ini orang nomor satu Lembata loh yang tandatangan. Apalagi ada beberapa pejabat lebih dahulu paraf ” baca juga ; Bupati Lembata Harapkan APH Ikut Mendampingi Dan Lakukan Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Agar Sesuai Regulasi
Demikian pun Nando Roack kepada media ini mengatakan, kekeliruan ini alasan apa? Kalau salah pengetikan kan ada pejabat yang paraf sebelum ditandatangani bupati? Disitu ada ruang yang bisa dilakukan perbaikan, masa pejabat yang baca tidak liat ada keliru penulisan?

menjadi lebih aneh lagi bupati tandatangan tanpa terlebih dahulu membaca isi surat. Dokumen ini kemudian bisa menjadi bahan candaan publik bahwa secara administrasi, Pemda Kacau karena kurang teliti dalam membaca dokumen.
Sebagai masyarakat kami minta agar pejabat yang lakukan paraf berjenjang dan bupati Lembata yang membubuhi tantangan untuk klarifikasi agar publik tidak menilai yang bukan-bukan tegas Nando.

Share

One thought on “Pejabat Di Bawah Bupati Lembata, Tidak Teliti Atau Ada Niat Rusakin Citra Pemimpin Daerah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *