mediasurya.com

Usai Membunuh Dua Anak Berusia, 2 dan 3 Tahun, Andreas Pati, Sembunyi Di Atas Pohon Kelapa.

MEDIASURYA.COM,ADONARA_ Kisah pilu yang mengharukan kembali terjadi, kali ini warga desa Balaweling notan kecamatan Witihama, Adonara tega habisi nyawa dua anak lelakinya yang baru berusia 2 dan 3 tahun.

Baca juga ; http://www.mediasurya.com/2020/04/29/sidak-harga-sembako-wabup-flotim-berang-pedagang-nakal-naikan-harga/

Entah apa yang merasuki jiwa Andreas Pati (28), hingga tega membunuh dua orang anak kandungnya, Boro Doni ( 2 tahun ) dan Boli Ola (3 tahun) (4/8/2020).

Informasi yang di kumpul media ini di lokasi kejadian, disebutkan bahwa Kedua anak ini rencananya akan di baptis pada september mendatang namun, naas Mereka dihabisi ayah kandung sendiri.

Stefanus diri lawan, tetangga pelaku yang mendengar teriakan, bergegas melihat TKP namun, sayang kejadian begitu cepat, nyawa kedua anak ini tak bisa di tolong.

mengetahui Andreas telah menghabisi nyawa kedua anaknya, stefanus langsung berupa mengejar pelaku yang usai membunuh melarikan diri, namun karena waktu makin gelap sehingga, pelaku tidak terkejar.

Usai membunuh kedua anaknya, pelaku Andreas Pati memanjat pohon kelapa dan bersembunyi diatas hingga, saat ini berita diturunkan sejak Kejadian sekitar 17.30 wita tadi, di kediamannya di dusun 2 lewo sara desa Balaweling Noten Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur, pelaku belum berhasil di turunkan dari atas pohon kelapa.

Baca juga ; http://www.mediasurya.com/2020/06/19/anyam-bersama-rakyat-pendekatan-ala-polres-flotim/

Mendengar informasi warga, Pihak Aparat Kepolisian dari polsek Adonara langsung terjun ke tempat kejadian perkara. Polsek Adonara, Ipda Eman Tokan didampingi pospol Witihama, Ama kia, dan kepala desa Balawelin, Daniel Demon sedang melakukan pembicaraan bersama pihak keluarga untuk mencari cara menurunkan Andres Pati dari atas pohon termasuk, melakukan Ritual Adat agar si pelaku bisa turun dari pohon kelapa setelah membunuh kedua anaknya .

Media ini juga mencatat bahwa kedua anak malang ini, tinggal bersama Andres Pati bapaknya sejak dua tahun lalu karena sang Mamanya tengah berada di Malaysia menjadi TKI. Masih menurut Stefanus bahwa, dua malam lalu tepatnya (Minggu, 2/8/2020) Andreas sempat ingin hendak menikam kedua anaknya menggunakan tombak namun ketika itu, Elias kopong Boli ayah dari pelaku yang saat itu sedang tidur bersama kedua cucu tersebut tersadar dan merebut tombak dari tangan Andreas.

Baca juga ; http://www.mediasurya.com/2020/06/19/penerapan-new-normal-di-lembata-tetap-perhatikan-edaran-bupati/

Cerita warga di tkp, menyebutkan bahwa beberapa tahun lalu Andreas Pati memang sempat ingin menjual kedua putranya namun karena, informasi itu diketahui pihak berwajib sehingga berhasil di gagalkan. Naasnya hari ini Andreas Pati bukan menjual anaknya namun lebih dari itu andres mencabut nyawa kedua bocah tak berdosa ini.

Baca juga ; http://www.mediasurya.com/2020/03/05/mengerikan-hiv-aids-di-lembata/

Kedua kakak beradik yang tak berdosa ini, baru akan di kebumikan besok.

Hingga berita ini di turunkan belum diketahui secara pasti motif Andreas Pati, ayah yang tega menghabisi nyawa kedua anaknya. (Bernad).

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *