Dinkes Lembata Lakukan Swab Di 20 Posko Pengungsi

Dinkes Lembata Lakukan Swab Di 20 Posko Pengungsi

Medisurya.com,Lembata- Sebayak 316 warga pengungsi yang tingal di 22 Posko Pengungsian di swab oleh pihak dinas kesehatan kabupaten Lembata.

Hari ke-9 pengungsian warga terdampak erupsi gunung Ile Lewotolok (7/12/2020), pemda Lembata melalui dinas kesehatan, bersama tim medis melakukan tes swab secara masal.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/12/05/pengungsi-erupsi-gunung-ile-lewotolok-jalani-rapid-test-massal/

Pantauan media tepat di posko Donbosco keluarhan lewoleba tengah kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata, ratusan warga dari dua desa aulesa dan desa Waimatan dilakukan swab masal dan tes demam berdarah

Dari data yang diinput desa Waimatan sebanyak 62 orang,desa aulesa 128 orang,desa Todanara 38 orang,desa napasabok 88 orang total yang disawab dari tempat pengungsian dari 22 tempat pengungsian yang disiapkan oleh pemerintah daerah kabupaten Lembata sebanyak 316 orang.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/07/pemda-lembata-tingkatkan-kualitas-pelayanan-kepada-warga-pengungsi-ile-lewotolok/

Hal ini disampaikan oleh salah satu anggota tim Rosalinda Tuto kepala seksi P2PM Anggota tim kesehatan klaster kesehatan dan sub klaster pengendalian penyakit menyampaikan bahwa kegiataan survelence ditengah bencana diantaranya pemeriksaan masal darah malaria dan swab dimana kita ditengah Pandemi COVID-19 sehingga semua orang perlu dideteksi secara dini karena kita tidak bisa berada di kerumunan.

Saat ini Lembata juga masuk dalam endemik malaria karena para pengungsi saat ini tidur tidak pakai kelambu dan traking covid kita naik,ini juga atas instruksi namun dinas kesehatan punya tanggung jawab kepada masyarakat dimusim seperti ini dan sudah mengikuti SOP.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/12/06/pemda-lembata-tidak-ada-niat-kami-untuk-menyusahkan-masyarakat/

Tim yang diturunkan setiap tempat pengungsian sebanyak 5 orang untuk hari ini hasil dari 316 orang diantaranya pada swab massal non reaktif dan untuk Malaria juga non reaktif, Rosalinda juga menyampaikan kami akan melakukan giat ini sampai kesemua tempat pengungsian hingga tuntas

Salah seorang warga dari desa aulesa ibu Laurensia mengaku dirinya lega dan senang walau diawal masih takut dan gelisah terhadap dilakukan tes swab dan tes malaria

Kepala desa aulesa juga memberikan keterangan secara singkat di tempat pelaksanaan giat swab massal Masyarakat juga butuh pelayanan kesehatan karena sudah menjadi kewajiban dan apapun alasannya semua haru di periksa sesuai prosedur yang berlaku harapan saya bahwa dalam hasil tes swab ini dapat memberikan motivasi baru dan mendapatkan hasil yang baik karena bukan hanya soal bencana erupsi gunung ile lewotolok namun kita masih ditengah Pandemi dan kasus Lembata masih meningkat untuk itu kita mendorong dinas kesehatan untuk diperiksa secara tuntas (ROI)

Share

14 thoughts on “Dinkes Lembata Lakukan Swab Di 20 Posko Pengungsi

  1. Yesterday, while I was at work, my cousin stole my apple ipad and tested to see if it can survive a 40 foot drop, just so she can be a youtube sensation. My iPad is now broken and she has 83 views. I know this is completely off topic but I had to share it with someone! Elsbeth West Lorine

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *