Menerjemahkan Program Nasional Gerakan Masyarkat Sehat (Germas), Dinkes Lembata Hidupkan Program Good Pagi dan Puskesmas Keliling

Menerjemahkan Program Nasional Gerakan Masyarkat Sehat (Germas), Dinkes Lembata Hidupkan Program Good Pagi dan Puskesmas Keliling

Mediasurya.com,Lembata- Baru menahkodai Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata dua Minggu, Kepala dinas kesehatan kabupaten Lembata, Mathias A.K Beyeng memantau sembilan puskesmas dan ingin agar ada pendekatan pelayanan baik upaya kesehatan perorangan (UKP) maupun UKM dengan menghidupkan kembali program good pagi dan puskesms keliling sebagai implementasi dari program nasional gerakan kesehatan masyarakat (Germas).

Baca juga ; Pemda Lembata Ingin Menpora Hadir Di ETMC 2021


Beyeng dalam kunjungan ke kecamatan Wulandoni (13/3/2021) selain ingin mendengarkan masukan dari tenaga kesehatan juga memantau fasilitas kesehatan dan melakukan evaluasi sekaligus mengajak tenaga kesehatan untuk menghidupkan kembali program good pagi dan puskesms keliling.


” Ini bagian dari revolusi pelayanan kesehatan dengan melakukan pendekatan pelayanan yang lebih mudah baik bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat” ujar Kadis kes.


Mantan kadis pertanian kabupaten Lembata ini mengatakan, upaya pelayanan kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat dilakukan dengan pelayanan di desa terpencil baik melalui good pagi maupun puskesmas keliling.


Program pemerintah pusat gerakan msyarakat sehat (germas) diterjemahkan di kabupaten Lembata dengan Posko pelayanan good pagi yang sudah melayani sembilan kecamatan dan dilakukan pelayanann gratis. Kadis kesehatan mengatakan ini upaya mendekatkan pelayanan kesehatan . Kami akan lakukan pelayanan good pagi dan di desa terpencil dikombinasikan dengan puskesmas kelilinng.


Setiap puskesmas diwajibkan melakukan pelayanan minimal empat kali dalam sebulan dan dilakukan di wilayah terpencil.
Kegiatan disini semua ada upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat. Ini juga sebagai langkah mempererat kekerabatan.
Sementara itu kepala bidang pelayanan kesehatan Herman Yosep kepada media ini menjelaskan bahwa, Di wulandoni penyakit yang dominan adalah hipertensi.


Dijelaskan Henan Yosep bahwa Dulu orang datang ke puskesms namun, sekarang dinas melakukan revolusi pelayan kesehatan dengan membawa puskesmas ke msyarakat.

Baca juga ; 2.120 Ampul Vaksin Corona Tiba Di Lembata, Pejabat Dan Tenaga Kesehatan Yang di Utamakan


Penjabat kepala desa wulandoni Philipus Riberu yang hadir pada pelayanan good pagi di arel pasar barter wulandoni menjelaskan bahwa Langkah yang diambil dinas kesehatan ini mendapat respon positif dari masyarakat.


” Kami senang karena dengan adanya pelayanan dilapangan seperti ini, masyarakat akan sangat terbantu apalagi diberikan secara gratis” ungkap Riberu.


Ini perdana namun antusias masyarakat untuk mendapat pelayanan cukup tinggi, jika ini berlangsung secar terus menerus saya yakin masyarkat akan semakin sadar untuk mendekatkan diri dengan pelayanan kesehatan agar mereka tahu apakah mereka sehat atau tidak.


Dokter Manto demikian sang kadis kesehatan lasim disapa mengatakan, Evaluasi puskesmas dalam RPJMD 2016-2022 harus melakukan pendekatan pelayanan kesehatan yang bermutu dan memenuhi stadar kesehatan.
Dan dalam RPJMD tersebut harus dilakukan pendekatan pelayanan kesehatan yang diinovsi sebagai implementasi Gernas sebagai program kesehatan pusat.


Karena itu Hari ini (13/3/2021) perdana pelayanan seperti ini dilakukan di dua kecamatan yakni kecamatan wulandoni di lokasi pasar barter dan desa merdeka kecamatan Lebatukan.


Kadis kesehatan ini mengatakan, program good pgi dan puskesms keliling harus direncanakan ditingkat puskesmas dan harus terjdwal termasuk tenaga kesehatan di desa patut di libatkan.
Kedepan sebagai program ini menjadi urusan wajib kita maka kerjasama tim sangat penting agar segalah sesuatu, dikerjakan secara bersama-sama karena kedepan kerja kita berat.


Prinsipnya kita punya ketrebatasan baik tenaga, obat, juga dana jadi jika kita menunggu semua sempurna baru kita kerja itu sampai kapan?
Saya minta merencanakan sesuatu dengan kekutan yang ada. Dan tugas kita membangun kekompakan dalam tim.


Sementara itu dalam dialog Dokter jaga pada puskesmas wulandoni mengatakan,untuk kegiatan good pagi dan puskesms keliling di kecamatan wulandoni tahun 2020 tidak berjalan karena ketiadaan Perawat semenatara
Untuk akreditasi memang tidak berjalan disebabkan oleh kurangnya koordinasi internal dan UKM sampai hari ini belum ada kegiatan.
Kabid yankes dalam memberikn tanggapan mengatakan bahwa, pola pendampingan akan sesuaikan tetapi yang kita minta agar komitmen taman-teman di puskesmas dalam mensukseskan program yang diturunkan tertap terjaga.


Kadis kesehatan mengakhiri pertemuan bersama tenaga kesehatan kecamatan Wulndoni juga tetap menekankan pada aspek kekompakan dan komitmen bersama tenaga kesehatan sebagai satu keluarga sehingga buanng semua ego bidang untuk masyarakat sehat. (MST)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *