Pemda Lembata Usul Permintaan Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Ke Bulog Larantuka.

Mediasurya.com, Lewoleba – Pemerintah Kabupaten Lembata sedang menyiapkan dokumen usulan penyaluran Cadangan beras pemerintah (CBP) yang mana jatah bagi tiap kabupaten kota dengan Kwota 100 ton sedang diurus oleh dinas sosial p2kb bidang pemberdayaan sosial dan penangan fakir miskin.

Baca juga ; Delapan Pejabat Esolon Dua Lembata Ikut Fit Job

Kepala bidang dayasos pfm, Paulus Marang kepada media ini (23/4/2021) mengatakan, kami sedang mendata keluarga korban atau pengungsi yang berhak menerima. Lalu mengusulkan ke pimpinan Bulog sub divre Flotim.

Kita harus data bukan hanya laki-laki perempuan tapi nama kk dan anggota. Dan yang melakukan pendataan ada di Setda dan kami hanya berkoordinasi ujar Marang.

Baca juga ; Pemda Lembata Bersyukur, Masyarakat Relakan Lahan Untuk Pembangunan Rumah Bagi Pengungsi Banjir Bandang

Kami usulkan itu by name by Andres harus jelas agar saat penyaluran harus terarah. Karena kita bagi per KK perjiwa sesuai perhitungan. Dimana berdasarkan perhitungan kementrian kebutuhan makan per hari perjiwa itu, 400gram beras jadi dalam satu kk kita bagi perjiwa, misalnya ada lima angota keluarga maka dikalikan dengan 400gram, maka untuk lima orang tersebut dibutuhkan dua kilogram setiap hari.

Yang diusulkan untuk penanganan pemujaan kebutuhan selama 14 hari tentu setiap kk akan beda penerimaan jumlah bantuan beras terang Marang. Lanjutnya Krena itu data bnba sangat penting.

Usulan akan di antar ke Bulog larantuka jika data sudah duduk jadi diperkirakan dalam beberapa hari kedepan proses administrasi bisa selesai dan beras akan diantarkan. Selanjutnya Pemda Lembata melalui dinas sosial akan melakukan distribusi berdasarkan petunjuk bupati.

mediasurya .com

Ungkap Realita Sosial

Mungkin Anda Menyukai

2 tanggapan untuk “Pemda Lembata Usul Permintaan Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Ke Bulog Larantuka.

  1. You actually make it seem really easy together with your presentation but I in finding this matter to be actually one thing that I feel I would never understand. It sort of feels too complex and extremely extensive for me. I am having a look ahead for your subsequent submit, I?¦ll attempt to get the hang of it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.