Kapolres Lembata Yoce Marthen, Siap Tingkatkan Kenerja Pelayanan Bagi Masyarakat.

Kapolres Lembata Yoce Marthen, Siap Tingkatkan Kenerja Pelayanan Bagi Masyarakat.

MEDIASURYA.COM,LEWOLEBA_ Kapolres Lembata, AKBP. Yoce Marthen.SH.S.Ik.M.Ik di lobi kantor Polres Lembata, (Jumad, 21/8/2020) kepada awak media mengharapkan, dalam tugas dan karya di kabupaten Lembata kedepan bisa terbangun sinergitas antara Polres Lembata dan media sehingga apa yang di cita-citakan negara secara umum yakni kehidupan bersama yang aman,tertib di kabupaten ini bisa di wujudkan.

Kapolres menyampaikan terimakasi untuk awak media yang sudah, memenuhi undangan, pihak Polres. Bahwa kami di polres ini, sehebat apapun kami, kerja tanpa dukungan teman-teman media, kerja kami bisa tidak berjalan dengan baik.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/08/18/batal-berangkat-keluar-negeri-9-remaja-asal-flores-timur-mengadu-ke-polresta-denpasar/


Mantan Kanit Syber Polda Kalimantan Selatan ini mengatakan, mungkin kedepan, teman-teman membutuhkan informasi hukum untuk kepentingan publikasi, atau sebaliknya maka saya mengajak untuk kita saling mendukung dalam karya pelayanan bagi masyarakat Lembata. Lebih jauh dikatakan Kapolres bahwa kami disini juga, masih banyak kekurangan, hambatan, dan kendala, dan itu menjadi tangungjawab kami untuk berupaya melakukan pembenahan.

Diakui Kapolres Yoce bahwa benar, pihaknya belum memiliki kasubag humas sehingga, koordinasi bersama teman-teman media di Lembata belum berjalan baik. Namun bila awak media, ingin secara langsung berkomunikasi dengan dirinya, silakan ungkap Kapolres Lembata.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres, Kompol Johanis C.H Tanauw, juga sejumlah perwira lingkup polres Lembata. Kasatlantas, Beri B. Nathanael.SH, Kasat Reskrim, Iptu Komang Sukamara.SH, Kasat Intel Ipda. Ale Djendo, Kabag Opsh AKP. Martinus Arjon. SH.

Kapolres mengatakan, Apa yang menjadi tanggungjawab kami, akan kami share bagikan kepada teman-teman. Tujuan kita sama, untuk kabupaten ini lebih maju. Sehingga bila ada hal yang dapat kita publis untuk, membangun kabupaten ini, kami sangat bersyukur. Ungkap Yoce Marthen. Entah itu hal positif atau pun negatif agar kita saling membangun. Semua kita punya kekurangan namun, dari semua itu diharapkan agar kita lebih aktif bersinergi sehingga, apa yang menjadi tujuan negara secara umum menciptakan keamanan dan ketertiban bisa berjalan dengan baik.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/03/05/mengerikan-hiv-aids-di-lembata/


Kritik dan masukan untuk, meningkatkan kinerja kami untuk masyarakat,sangat kami butuhkan. Karena itu semua informasi yang kita dapat, bisa kita olah untuk kepentingan kita bersama.

Digambarkan Kapolres bahwa, secara umum dari data yang ada, kejahatan di Lembata masih bersifat konfensional, seperti penganiayaan ringan maupun berat, pengeroyokan, pencurian dan lainnya. Data yang di tangani satreskrim di tahun, 2019 misalnya, ada 12 kasus pengeroyokan. Yang mana, ada yang diselesaikan di pengadilan namun ada juga dilakukan penyeleaaian secara kekeluargaan. Di tahun 2020 ini, hingga bulan Agustus ada 7 kasus.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/08/16/meriahkan-75-tahun-kemerdekaan-ri-desa-belobatang-gelar-cerdas-cermat-kebangsaan/

Semenatara itu jelas Kapolres, kasus Penganiyayaan biasa, tahun 2019 terdapat 13 kasus. Dan tahun 2020 sampai bulan berjalan ini, ada 6 kasus. Penganiayaan hingga orang meninggal, 1 kasus tahun 2019. Kalau kasus pencurian, ada 20 kasus 2019. Tahun ini hingga Agustus tercatat ada 13 kasus. Kejahatan seksual terhadap anak 7 kasus tahun 2019. Sementra tahun 2020 hingga bulan ini, ada 8 kasus.

Kapolres Yoce mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah karena, dari data yang ada bnyak kasus bermula dari minuman keras. Memang di satu sisi ini, sebagai mata pencarian masyarakat tapi sisi lain, ada dampak negatif dari hal ini. Karena itu kita perlu membangun koordinasi agar bisa, ditemukan solusi terbaik.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/08/06/petrus-gero-pimpin-rapat-banggar-dprd-pertanyakan-temuan-bpk-di-dinas-perikanan-lembata/


Ditanya awak media terkait kasus lakalantas, AKBP. Yoce Marthen menjelaskan, bahwa kasus lakalantas hingga bulan Agustus 2020 ini, terdapat 25 kejadian dimana ada 20 korban luka berat dan meninggal.

Lanjut Kapolres, jika melihat fenomena di Lembata, tentu masalah keamanan bukan saja, menjadi tangungjawab Kepolisian namun, semua kita punya peran bersama.

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/07/15/kadis-pko-lembata-sekolah-harus-disiplin-terhadap-protokol-kesehatan-kalau-mau-selenggarakan-kbm/

Ditanya wartawan apa target 100 kerja Kapolres di Lembata? Yoce menjelaskan, bahwa dirinya tidak menargetkan, satu bulan, dua bulan atau 100 hari kerja namun, dirinya akan membangun, komunikasi yang baik dengan pihak – pihak yang berkompeten di Lembata tentang berbagai hal.

Menurut Kapolres hal ini penting agar, bisa menggali, persoalan di Lembata dan bisa di ketahui tata kelola selama ini. Dengan demikian dirinya akan tahu progres dari perkembangan penanganan persolan di Lembata.

Kapolres Lembata secara tegas mengatakan, tugas dirinya adalah, menata kembali sistem operasi pelayanan (SOP) sehingga pelayanan kami, kepada masyarakat Lembata bisa di tingkatkan sekaligus menghindari, adanya penyalahgunaan kekuasaan sehingga, pelayanan kami pihak polres Lembata, kepada masyarakat bisa lebih bermanfaat. (mediasurya.com)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *