Bupati Lembata Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Ile Lewotolok

Bupati Lembata Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Ile Lewotolok

Mediasurya.com,Lewoleba- Pemda Lembata kembali memperpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Ile Lewotolok rengan mempertimbangkan rekomendasi yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca juga ; https://www.mediasurya.com/2020/12/14/bupati-lembata-minta-agar-masyarakat-ile-ape-timur-yang-ke-kampung-di-data-dan-dikontrol-secara-baik/


Bupati Lembata melalui Surat Keputusan Bupati Lembata Nomor 621 Tahun 2020 yang diterbitkan pada Sabtu (12/12/2020),tentang perpanjangan penetapan status tanggap darurat penanggulangan bencana erupsi Ile Lewotolok.

Masa tanggap darurat bencana erupsi gunung api Ile Lewotolok diperpanjang hingga 26 Desember 2020. Status tanggap darurat ini diperpanjang dari sebelumnya tanggal 29 November – 12 Desember 2020.

Baca juga ;https://www.mediasurya.com/2020/12/10/covid-19-kluster-pengungsi-terdampak-erupsi-gunung-ile-lewotolok-bertambah/

Rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyebutkan bahwa masyarakat sekitar Gunung Ile Lewotolok atau pengunjung tidak boleh melakukan aktivitas dalam radius 4 km. Ini berarti masyarakat dari enam belas desa di Kecamatan Ileape dan Ileape Timur yang berada dalam daerah perkiraan bahaya, yang sekarang mengungsi belum bisa kembali ke kampung halaman.

Dalam surat keputusan Bupati Lembata disebutkan juga bahwa status tanggap darurat ini akan diperpanjang lagi apabila kondisi darurat kebencanaan masih memerlukan penanganan lebih lanjut.

Sebagai informasi, kemarin (14/12/20), dari sumber magma.esdm.go.id, tercatat masih terjadi 6 kali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati berkisar antara 500 m – 1000 m diatas puncak. (Humas posko utama tanggap darurat)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *