Keluarga Korban Perang Sandosi Dapat Sembako Dari Wakil Bupati Agus Boli

Mediasurya.com,Larantuka_ Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli,SH kembali berkunjung ke keluarga korban kedua suku yang “berperang”(bertikai) merebut tanah di desa Sandosi dan Tobitika, kecamatan Witihama dalam rangka “epu rebun”(silatuhrami ala Lamaholot) sekaligus bersiarah langsung di pekuburan ke enam korban perang tanah yang berasal dari ke dua suku tersebut.
Baca juga ; Wabup Flotim Agus Boli Ajak, Orang Muda Karantina di Kebun Lawan Corona..  -. Ketua PKK Lembata, Yuni Damayanti ; Soal Korona, PKK Akan Turun Seluruh Posyandu.  -.

Wakil Bupati pada kesempatan itu juga menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan berupa beras tujuh ratus Kg, kopi dan gula kepada keluarga korban kedua suku. Suasana haru dan sukacita penerimaan Wabup Agus Boli di rumah adat suku Kwaelaga dan dua rumah lainnya di suku Lamatokan. Semua keluarga dan orang-orangtua adat suku menunggu kehadiran Wabup Agus Boli bersama Danramil Adonara, Pegawai Dinas Sosial, Camat Witihama, Kepala Puskesmas Witihama dan Kepala desa Sandosi dan Tobitika. Wabup di sela-sela kunjungan juga memberi peringatan Waspada bahaya Virus Corona dengan cara jaga jarak, hindari kerumunan, pakai masker, selalu cuci tangan dan tetap di rumah. Wabup Agus Boli bahkan membagi masker kepada keluarga korban dan memakaikan langsung pada ibu-ibu dan bapa-bapa lanjut usia.

Baca juga ; Sebelum ke Kantor, Ketua DPRD Lembata Bagi Masker dan Beri Pemahaman Soal Korona Di Pasar Senja TPI.  -. Wabup Flotim Agus Boli larang semua ternak Babi dan hasil olahannya masuk Flores Timur.  -. Mengerikan, HIV-AIDS di Lembata.

Wabup Agus Boli pada kesempatan itu mengatakan kehadirannya selain sebagai pemerintah juga sebagai pribadi dan putra Adonara untuk serahkan sembako kepada keluarga korban sekaligus merasakan langsung suasana bathin keluarga dan keadaan desa Sandosi dan Tobitika pasca pertikaian perebutan tanah yang berujung pada terbunuhnya enam nyawa dari ke dua suku.
Wabup Agus merasa bahagia dan senang karena suasana damai sangat terasa di keluarga ke dua suku dan desa Sandosi maupun Tobitika.
Lanjut Wabup Agus Boli,ini menunjukan proses perdamaian secara niat sudah berjalan,tinggal saja secara adat budaya Lamaholotnya namun membutuhkan waktu supaya ketika sampai puncak nanti semua suku-suku sehati sesuara berdamai demi generasi berikutnya.
Pada kesempatan itu pula Perwakilan dari Suku Kwaelaga dan Lamatokan menyampaikan terimakasih atas kunjungan karena selain sembako tapi keluarga dan suku serta lewo merasa di kuatkan oleh pemimpinnya.Perwakilan bapak Arakian dari suku Kwaelaga menginginkan proses damai secara adat tapi hukum juga mesti di tegakan.Demikian juga bapak Valens Tokan dari Lamatokan mengharapkan pemerintah juga Wabup sebagai orang Adonara fasilitasi proses perdamaian adat kedua belah pihak.
Menjawabi harapan kedua suku Wabup Agus Boli mengatakan kita hargai proses hukum berjalan dan untuk jangka panjang mesti harus ada ritual perdamaian secara adat Lamaholot untuk warisi cerita baik kepada generasi berikutnya.
“Pemerintah dukung damai secara adat untuk jangka panjang supaya tidak lagi terjadi pertumpahan darah ke depan.Tite Nayu baya hode limat,gelu neak,pekat wayak puken titen opu pain,kakan keru arin baki,ti bauk ere rua pati nubun beda baran lali gere pana ake todok wato tonu besi,gawe ake walet amut kayo olak”(artinya proses damai itu penting untuk masa depan karena kita hidup satu kampung sebagai saudara dan supaya generasi berikut tidak lagi terjerembap dalam “dendam perang” lagi)

Share

2 thoughts on “Keluarga Korban Perang Sandosi Dapat Sembako Dari Wakil Bupati Agus Boli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *